Pengungkapan sejarah Klungkung dalam periode tertentu yaitu dari smarapura
Sampai Puputan Klungkung , berlangsung selama 222 tahun diharapkan dapat membuka bidang penelitian dan penulisan sejarah lokal Indonesia. Kerajaan Klungkung berdiri bersamaan dengan dibangunnya kroton Smarapura tahun 1686
Dan diakhiri dengan Puputan Klungkung tahun 1908 sebagai Kerajaan terakhir di Bali yang melakukan perlawanan dengan cara puputan dalam mempertahankan eksistensinya sebagai kerajaan yang merdeka terhadap meluasnya praktek politik kolonial Belanda di Nusantara. Dengan mengungkap sejarah Klungkung secara perosesual dan secara struktural maka kerangka sejarah lokal di
Beberapa permasalahan yang telah diajukan pada bab pendahuluan perlu diberikan kerangka pemecahan. Pengungkapan masalah-masalah proses berdirinya kerajaan Klungkung, struktur pemerintahan kerajaan, hubungan kerajaan Klungkung terhadap kolonialisme Belanda, semuanya bertuijuan ingin memahami sikap para pelaku sejarah kerajaan atau dinamika intern kerajaan Klungkung pada jamannya. Di situ tampak juga sikap- sikap yang reaktip dan selektip pada jamannya. Ia akan terikat kepada tiga dimensi waktu yaitu waktu lampau, waktu sekarang, dan waktu yang akan datang.
Dua makna dapat dipetik dari pengungkapan sejarah Klungkung dalam kesimpulan ini dan sekaligus dimaksud untuk memberi pemecahannya, yaitu sejarah Klungkung dalam kerangka sejarah Indonesia, dan sejarah Klungkung adalah satu bentuk kepribadian bangsa Indonesia. Makna pertama menitik beratkan kepada dimensi waktu lampau untuk memetik niali-nilai historis dalam konteks sejarah
16 komentar:
saya setuju jalan lepang losan diperlebar dan di perhatikan karena warga klungkung yang bberada disebelah barat kerta gosa cendrung lewat loan lepang dan takmung trims dari Rium sidayu
Jika Anda dapat memimpikannya, Anda dapat melakukannnya. - Walt Disney
Bahkan kritik dapat membangun rasa percaya diri saat "disisipkan" di antara pujian. - May Kay Ash
Kejujuran adalah batu penjuru dari segala kesuksesan, Pengakuan adalah motivasi terkuat. - May Kay Ash
Kepemimpinan adalah Anda sendiri dan apa yang Anda lakukan. - Frederick Smith
Takut akan kegagalan seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak mencoba sesuatu. - Frederick Smith
Pastikanlah bahwa kepala Anda tidak lebih tinggi dari topi Anda. - Vergill
Orang yang berpikir untuk menipu Tuhan, telah menipu dirinya sendiri. - Vergill
Salah satu kunci hidup bahagia : setiap kali seseorang membuat kesalahan segera hapuskan dari ingatan. - Anonim
Salah satu fungsi diplomasi adalah untuk menutupi kenyataan dalam bentuk moralitas. - Will Dan Ariel Dunant
Tempat Cinta adalah Hati dan Hati adalah emas murni. Keagungan Ilahiah menggosoknya dengan menatapnya, menjadikannya terang dan murni. Jejak-jejak cahaya keindahan Cinta yang tiada terperi muncul di dalam cermin keshalihan Hati. Cinta manusiawi hidup melalui Cinta Ilahi. - Samani
Lukman sang filsuf ditanya dari siapa ia belajar kebijaksanaan. Jawabnya : "Dari orang buta, yang tidak melangkah sebelum meraba suatu tempat". - Ulama Arif
Sindiran itu seperti kaca. Umumnya para penonton benar-benar dapat menemukan semua wajah orang lain yang terpantul di dalamnya, kecuali wajah mereka sendiri. - Jonathan Swift
Semua penemuan besar selalu berasal dari orang-orang yang perasaannya berlari mendahului pemikirannya. - C.h. Oarkhurst
Hidup seekor lebah lebih bernilai daripada binatang lain bukan lantaran ia pekerja giat, tapi karena ia lebih suka bekerja (menghasilkan madu) untuk kenikmatan pihak lain. - Anonim
Salah satu fungsi diplomasi adalah untuk menutupi kenyataan dalam bentuk moralitas. - Will Dan Ariel Dunant
Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah Yang Terbaik untukmu ! Dan karena itulah, Qalbu seorang pecinta-Nya lebih besar daripada Singgasana-Nya. - Jalaludin Rumi
Semua penemuan besar selalu berasal dari orang-orang yang perasaannya berlari mendahului pemikirannya. - C.h. Oarkhurst
Orang tua memimpikan mimpi-mimpinya, orang muda memikirkan pikiran-pikirannya. - Joel
Ketidakadilan bukan apa-apa, bila orang bisa melakukannya. – Conficius
Kita tidak bisa menjadi bijaksana dengan kebijaksanaan orang lain, tapi kita bisa berpengetahuan dengan pengetahuan orang lain. - Michel De Montaigne
Kita ada di sini bukan untuk saling bersaing. Kita ada di sini untuk saling melengkapi. - Bill Mccartney
Saat menghadapi kesulitan, beberapa orang tumbuh sayap, sedang yang lain mencari tongkat penyangga. - Harold W. Ruoff
Jika kita sungguh-sungguh menginginkan cinta, maka cintalah pada akhirnya yang justru menunggu kita. - Oscar Wilde
Kebebasan itu berasal dari manusia, tidak dari undang-undang atau institusi. - Clarence Darrow
Lebih mudah menambahkan sesuatu pada reputasi yang besar daripada untuk memperoleh reputasi itu sendiri. - Publius Syrus
Ketika kita menjadi tua, waktu akan membuat kita dikelilingi oleh orang-orang yang mencintai kita, sebagai ganti dari orang-orang yang kita cintai. - J. Petit Senn
Tak melakukan apa-apa merupakan kekuatan setiap orang. - Samuel Johnson
Keberanian bukanlah ketidakhadiran rasa takut, tetapi melakukannya - Montaigne
Kegagalan biasanya merupakan langkah awal menuju sukses, tapi sukses itu sendiri sesungguhnya baru merupakan jalan tak berketentuan menuju puncak sukses. - Lambert Jeffries
Pastikanlah bahwa kepala Anda tidak lebih tinggi dari topi Anda. - Vergill
Tempat untuk berbahagia itu di sini. Waktu untuk berbahagia itu kini. Cara untuk berbahagia ialah dengan membuat orang lain berbahagia. - Robert G. Ingersoll
Keberanian bukanlah ketidakhadiran rasa takut, tetapi melakukannya. - Montaigne
Sifat Cinta: 1. Tidak membeda-bedakan 2. Cuma-cuma atau tanpa pamrih 3. Ketidaksadaran diri 4. Bebas - Anthony De Mello Sj
Hanya ikan yang bodoh yang bisa dua kali kena pancing dengan umpan yang sama. -
Kebanyakan dari kita yakin bisa membuat orang lain bahagia dengan cara yang kita tentukan. - Robert S. Lynd
Jika kita sungguh-sungguh menginginkan cinta, maka cintalah pada akhirnya yang justru menunggu kita. - Oscar Wilde
Orang yang tidak bisa memaafkan orang lain sama saja dengan orang yang memutuskan jembatan yang harus dilaluinya, karena semua orang perlu di maafkan. - Thomas Fuller
Ada dua hal yang harus Anda lupakan: Kebaikan yang Anda lakukan kepada orang lain dan kesalahan orang lain kepada Anda. - Sai Baba
Suatu kehidupan yang penuh kesalahan tak hanya lebih berharga namun juga lebih berguna dibandingkan hidup tanpa melakukan apapun. - George Bernard Shaw
Pengetahuan ada dua macam : yang telah kita ketahui dengan sendirinya atau yang hanya kita ketahui dimana ia bisa didapatkan. - Samuel Johnson
Kita tidak dapat memperoleh pikiran yang damai kecuali kita dapat berhubungan dengan Sumber kedamaian yang ada di dalam diri kita. Damai yang kamu miliki dalam dirimu, dan jika kamu mencarinya di luar, kamu tidak akan pernah menemukannya. - Maha Guru Ching Hai
Jika kita melayani dengan penyerahan penuh (bhakti), kita selamanya terpuaskan, dan merasa terpenuhi. Kita tidak akan berpikir untuk meminta apapun, karena kita merasa bahwa kita memiliki segala sesuatu dalam kelimpahan. - Guru Ching Hai
Janganlah merasa terlalu kecewa, tetapi jalanilah hidup setiap saat dengan sepenuh hati kamu. Apapun yang mesti kamu lakukan, lakukan dengan kebaktian penuh. Miliki iman pada Tuhan dan rencana agung seluruh alam semesta. - Guru Ching Hai
Segala sesuatu merupakan suatu kebiasaan. Kita mempelajari cara keariefan yang merupakan cara kelenturan. Apabila kita terbiasa dengan kelenturan, maka (kita) terbiasa dengan berbagai perubahan dadakan, kita terbiasa dengan tindakan segera, tindakan spontan, bukan tindakan prasangka, itulah cara yang terbaik. - Guru Ching Hai
Kadang kala kita dilahirkan dalam keadaan fakir miskin (sengsara), karena Tuhan menghendaki kita belajar bersemangat pantang mundur dan berlatih keberanian diri. - Guru Ching Hai
Kita seharusnya menjadi se-agung sang Pencipta. Dia bisa mewadahi semua ciptaanNya, mengapa kita tidak bisa bertoleransi terhadap pemikiran-pemikiran saudara kita, teman kita, atau orang lain yang kita kenal? Kita harus bisa berbuat yang sama untuk mencapai Anuttara-Samyak-Samboddhi, dimensi tertinggi, tingkat tertinggi. - Guru Ching Hai
Pada saat kita lancar atau sukses, santai; justru harus lebih waspada, jangan menjadikannya sesuatu terjadi karena kemampuan kita, hingga kehilangan rendah hati, rasa penyesalan, lalu mulai malas, tidak dapat maju. - Guru Ching Hai
Setiap hari jika kita berpikir seperti Buddha, bertindak seperti Buddha, bertutur kata seperti Buddha, maka pada hari itu Anda adalah Buddha. - Guru Ching Hai
Anda harus ungkapkan perasaan hati Anda. Agar orang lain dapat mengetahui bahwa ia telah melukai hati Anda. Kemudian segera menyelesaikannya. Jangan menyimpannya. Berapa lamakah Anda dapat menyimpannya? Hawa kemarahan yang tertimbun dalam hati Anda dapat terbawa dari satu kelahiran ke kelahiran berikutnya. Hingga suatu saat, jika hawa itu sangat besar, Anda bisa terlahir menjadi binatang. Jenis binatang yang sangat buas. Itu hanya disebabkan sentimen marah Anda tidak segera dihapuskan. Maka janganlah meremehkan hal ini. Itu adalah konsep pikiran yang salah. - Guru Ching Hai
Anda memiliki keluarga, tetapi Anda membaktikan diri Anda dan seluruh keluarga Anda dalam pemeliharaan Tuhan. Anda adalah pemelihara keluarga ini untuk kepentingan Tuhan; itu juga pembiaraan (menepikan hal-hal yang bersifat duniawi). Lebih sulit membiara dengan cara itu daripada mencukur rambutmu dan menyembunyikan dirimu di biara. Jika Anda dapat melakukan itu, Anda adalah para suci sejati. - Guru Ching Hai
Kita menjadi biarawan demi pengabdian kepada sesama makhluk hidup, bukanlah ingin lebih cepat menjadi Buddha untuk mengungguli orang lain. - Guru Ching Hai
Menjadi biarawan atau tidak, kita tetap dapat berlatih rohani, yang terpenting harus mencapai kebebasan abadi dan memperoleh kebijaksanaan ilahi dahulu, barulah kita dapat menolong dunia. - Guru Ching Hai
Yang Maha Kuasa menempatkan kita di mana saja, dan hal itu pasti merupakan yang terbaik, yang mana kita harus puas atas penempatanNya. - Guru Ching Hai
Ingin mengetahui Anda ada kemajuan atau tidak, cukup melihat perubahan watak diri Anda, keluasan wawasan Anda dan pengembangan kemurahan hati Anda. Itulah kemajuan dan tingkat Anda sesungguhnya. - Guru Ching Hai
Wadag manusia ini hanyalah kumpulan dari kebiasaan dan pikiran yang berasal dari kehidupan satu ke kehidupan berikutnya. Kita bukanlah wadag manusia ini, kita tidak pernah berpisah, kita adalah kebijaksanaan, kita adalah cinta kasih, yang memenuhi seluruh alam semesta, bagaimana mungkin dapat dipisahkan oleh selapis kulit? - Guru Ching Hai
Adakalanya, setelah Anda mengikuti retret 7 hari, 2 hari atau 1 hari, Anda merasakan tingkat rohani Anda terangkat. Karena kita telah mencurahkan seluruh perhatian kita untuk menembusi tingkat rohani yang kita miliki sekarang. Kita mengetahui itulah satu-satunya tujuan untuk mengikuti retret, maka tingkat rohani kita terangkat dan karma kita akan tertinggal di belakang. - Guru Ching Hai
Retret sangatlah penting, ianya dapat menenangkan hati kita, dan menyaring pencemaran kehidupan duniawi. - Guru Ching Hai
Apa itu semangat Zen? Hayatilah hari ini. Lakukan apa yang perlu dilakukan hari ini, betapapun susahnya atau senangnya adalah hari ini, pahamkah? Jangan peduli masa lampau, karena yang lalu tidak dapat ditarik kembali! Dan masa depan belum menjelma. Karena sangat jarang orang yang dapat dengan sepenuh hati menempatkan mentalnya pada saat kini, sehingga kita begitu menderita. - Guru Ching Hai
Sangatlah penting untuk bertobat dan bersahaja, tetapi adalah lebih penting untuk mengasihi dirimu sendiri. Jika Anda tidak dapat mengasihi dirimu sendiri, siapakah yang dapat Anda kasihi? - Guru Ching Hai
Bersahajalah! Hidup akan lebih mudah buat Anda, dan Anda menghemat seluruh energi Anda untuk naik (ke atas) daripada memboroskannya pada bidang intelektual yang berpencaran di sini dan di sana, dan melekatkan diri Anda di sana. Anda cantik, sungguh cantik. Bebaskan diri Anda. Anda terlalu membebani diri; itu tidak perlu. Jadilah dirimu sendiri. Bebaskanlah. - Guru Ching Hai
Orang yang menikmati kebebasan yang terbesar adalah ia yang paling bertanggung-jawab karena ia bertanggung-jawab sehingga ianya merasa bebas. - Guru Ching Hai
Tao tidak dapat diuraikan dengan pengetahuan; Tao adalah pemahaman batin dan suatu pencerahan batin. Rileks sehingga Anda akan maju dalam latihan Anda. Bersifat alami. Jangan mengharapkan bahwa segala sesuatu akan berakhir secara sempurna. Namun demikian, Anda jangan malas. - Guru Ching Hai
Jangan selamanya menyalahkan orang lain, harus menyalahkan diri kita. Apapun yang terjadi pada diri kita, itu semua adalah akibat karma kita. - Guru Ching Hai
Kita harus peduli pada orang lain. Itulah tujuan hidup. Semakin kita peduli pada orang lain, semakin kita mengembangkan diri kita, berkembang hingga kita menjadi satu dengan segalanya, dan kita menjadi Buddha. Semakin Anda peduli pada diri sendiri, semakin sempit jadinya Anda. - Guru Ching Hai
Kebersihan adalah semacam pemberian derma karena hal tersebut memberikan orang-orang sekitar suatu perasaan yang menyenangkan. - Guru Ching Hai
Yang hanya dapat membebaskan kita adalah Kebenaran. Jika kita tidak memahami itu kita senantiasa merasa cemas. - Guru Ching Hai
Imanmu harus lebih kuat dari rasa takutmu; itulah pelajaranmu, karena Tuhan senantiasa lebih kuat dari kekuatan negatif. Jadi jika kamu bersama Tuhan, kamu tidak perlu merasa takut. - Guru Ching Hai
Hal yang terbaik adalah tidak merasa takut akan apapun, karena kita adalah duta dari Kebenaran, dan segala hal yang palsu (maya) pasti berembus cepat atau lambat. Itulah semua yang harus Anda percayai. - Guru Ching Hai
Sesuatu yang baik selalu sederhana dan tanpa pamrih. Cinta kasih dan tanpa pamrih adalah pandangan hidup yang seharusnya menuntun kehidupan kita. Dengan atau tanpa inisiasi, dengan atau tanpa kesadaran Tuhan. - Guru Ching Hai
Jika kita tidak mengendalikan pikiran kita dengan Hakekat Kebuddhaan kita, tidak berlatih secara sungguh-sungguh, tidak jujur terhadap diri kita dan tidak mengkaji tingkah laku kita secara ketat, maka kita akan pasti dikuasai oleh Maya. Menjadi dikuasai bukanlah berarti bahwa kita menjadi seperti orang gila (berbicara tidak karuan) atau wajah kita berubah menjadi mengerikan. Apabila kita tidak melangkah di jalur yang tepat, maka kita akan melangkah di jalur Maya. - Guru Ching Hai
Semakin kita berlatih, maka semakin mawas kita harusnya; kalau tidak kita akan dengan mudah jatuh ke dalam suatu pojok. Jika kita terperosok di pojok tersebut, kita tidak akan mampu untuk mempelajari dari aspek lainnya. Jadi kita janganlah menuruti hati (kita) dalam segala tingkat pengalaman. Oleh karena hal ini maka Sutra Intan menyatakan: "Biarlah tiada ketagihan (kelekatan), biarlah hati kita bebas adanya. - Guru Ching Hai
Tiada siapapun selain orang itu sendiri yang dapat melaksanakan latihan rohaninya, menyalakan pelita dan menjalani jalur tersebut. - Guru Ching Hai
Bersikap jujur terhadap orang lain adalah perlindungan terbaik bagi martabat dan hati nurani kita. Itulah jalan yang terbaik buat kita. - Guru Ching Hai
Kita harus berbagi pahala yang muncul dari latihan rohani kita dengan dunia. Kita tidak berlatih hanya untuk kepentingan diri kita sendiri saja. - Guru Ching Hai
Benda-benda di dunia ini akan kita nikmati jika benda-benda tersebut ada.Jika benda-benda itu tidak ada, ianya tiada perbedaan bagi kita. Itulah caranya dari roh yang tercerahkan. - Guru Ching Hai
Segala sesuatu diciptakan oleh kita. Sehingga jika kita ingin menjalani kehidupan yang bahagia, kita harus menciptakan suasana yang bahagia. - Guru Ching Hai
Cinta sejati berarti pihak lainnya tidak merasa kita itu ada, bahwa kita tidak berada di sekitarnya, tidak mengambil ruangannya, tidak membuatnya merasa terikat. Dia merasa lebih menyenangkan di dekat kita. - Guru Ching Hai
Hanya apabila Anda menemukan keindahan, kemuliaan dari Kerajaan Tuhan, barulah dapat Anda melupakan ambisi untuk keberhasilan di dunia ini. Itulah sebabnya saya menawarkan Anda Metode Quan Yin, sehingga Anda dapat melihat kemuliaan Tuhan, kemuliaan Surga, dan lalu menghilangkan nafsu keinginan atas keuntungan materi dan ketenaran. Hal tersebut seperti seorang bayi, jika Anda memberinya susu maka ia tidak akan lagi menyedot yang palsu. - Guru Ching Hai
Apabila hati kita tulus, ego berkurang, dinding ketidaktahuan dapat retak, kita dapat melihat banyak alam yang berbeda-beda. - Guru Ching Hai
Enyahkanlah ego kecilmu, maka Anda akan menjadi Agung. - Guru Ching Hai
Selama Anda tulus dan mengingat Ajaran Guru, itu adalah penghormatan yang terbaik. - Guru Ching Hai
Bagaikan anak, kita harus menjaga kepolosan hati dan menerima dengan tangan terbuka, dengan demikian kita akan maju dengan pesat. - Guru Ching Hai
Sesungguhnya, tidak ada sesuatu yang disebut Nasib, itu hanyalah masalah kurang berlatih rohani. - Guru Ching Hai
Kegagalan atau keberhasilan duniawi bukanlah tujuan yang penting. Kadang-kadang kegagalan adalah keberhasilan, sebaliknya keberhasilan adalah kegagalan. Kita harus menilainya dengan mata kebijaksanaan. - Guru Ching Hai
Jangan suka saling memuji, hal ini akan saling meracuni diri, karenanya akan menurunkan tingkat seseorang, dengan sendirinya ia telah menciptakan karma perintang bagi dirinya. - Guru Ching Hai
Kita banyak berutang budi kepada dunia, andaikan kita memberikan sedikit sedekah kepada orang lain, itu hanya merupakan pembayaran hutang, bukanlah amal. - Guru Ching Hai
Kebahagiaan adalah karena diri kita tidak berubah, dalam situasi apapun kita tetap stabil, tetap sama. - Guru Ching Hai
Untuk melakukan hal-hal yang besar, kita mesti sempurnakan hal-hal yang kecil. Orang-orang yang termasyur sangat penuh perhatian pada rincian yang kecil. Itulah bagaimana mereka menjadi termasyur. - Guru Ching Hai
Anda mesti bekerja sendiri, kalian semua, sampai Anda memahami apa adanya dirimu, dan tidak tergantung pada segala sesuatu. Bersikap teguhlah. Jangan terlalu banyak menaruh kepentingan pada keberadaan fisik Anda. Berikan makanan secukupnya; berikan tubuh makanan secukupnya, pakaian secukupnya, latihan secukupnya, hanya itu saja. Jadikan tubuh itu menyenangkan dan itu sudah cukup. Kalau tidak kita akan selamanya terikat pada dimensi fisik. Apapun yang terlalu kita perhatikan, kita akan terikat dengannya. Saya juga harus bekerja untuk pemahamanku. Kemungkinan saya bekerja lebih cepat dari Anda, tetapi cepat atau lambat Anda akan sampai. - Guru Ching Hai
Jangan membeda-bedakan pekerjaan mana yang baik dan mana yang buruk. Masalah muncul jika kita membeda-bedakan dan memihak sesuatu. - Guru Ching Hai
Kerjakanlah sesuatu secara tulus dan wajar, dan segalanya akan baik. Kesempurnaan terletak pada motivasi kerja, bukan pada pekerjaan. - Guru Ching Hai
Kita mengerjakan segala sesuatu haruslah dengan tuntas, sempurna. Jangan sampai dicela, dikeluh orang, itulah yang terbaik. - Guru Ching Hai
Kita bekerja harus tanpa pamrih. Itu berlaku untuk segala pekerjaan. Pengabdian tanpa syarat adalah yang terbaik. - Guru Ching Hai
Anda selalu berlebih-lebihan dalam pekerjaan. Anda tidak tahu kapan untuk berhentinya. Inilah masalah yang sebenarnya. - Guru Ching Hai
Bekerja adalah untuk melatih diri, mengabdikan diri, demi amal bhakti atau balas budi kepada dunia atas segala pemberiannya. - Guru Ching Hai
Carilah uang secukupnya saja untuk membiayai kehidupan, agar dapat menyisihkan waktu dan tenaga untuk berlatih rohani. - Guru Ching Hai
Kita bekerja tidak semata-mata untuk mencari uang, melainkan untuk menunaikan kewajiban kita. - Guru Ching Hai
Membantu orang lain adalah membantu kita sendiri. Kita senantiasa harus membersihkan pikiran kita, mengamalkan cinta kasih dan kasih sayang kita dengan tanpa syarat, tidak mengharapkan sesuatu imbalan, itulah jalan terbaik. - Guru Ching Hai
Membantu orang untuk mencapai Kebebasan Abadi dan mengenal Ajaran Sejati adalah bantuan yang terbesar, jasa yang tertinggi. - Guru Ching Hai
Jika masih memikirkan untuk membela nama baik kita, wibawa kita, agar orang tahu bahwa kita sangat baik, maka kita masih mempunyai ke-aku-an, masih belum terbebas dari konsepsi orang awam. - Guru Ching Hai
Teguran dari orang lain merupakan suatu pujian! - Guru Ching Hai
Manusia terlalu sombong, kesombongan adalah karma kita yang paling merepotkan, rintangan yang terbesar. - Guru Ching Hai
Berterus terang kepada diri sendiri adalah berterus terang kepada siapapun. - Guru Ching Hai
Kita harus menemukan kekuatan kasih dalam diri kita terlebih dahulu, barulah kita dapat benar-benar mengasihi orang lain. - Guru Ching Hai
Jika kita tulus dan berdisiplin terhadap diri sendiri, maka orang lain akan jujur terhadap kita. - Guru Ching Hai
Carilah dulu Kerajaan Surga di dalam diri kita, kemudian kita akan memiliki segalanya. - Guru Ching Hai
Memperbaiki diri kita adalah memperbaiki dunia. - Guru Ching Hai
Jika kita menganggap diri kita lemah, maka kita akan menjadi lemah; jika kita menganggap diri kita agung, maka kita akan menjadi agung. - Guru Ching Hai
Kita harus dapat menghargai diri sendiri, baru kita akan dihormati oleh orang lain. - Guru Ching Hai
Kita bisa menipu seluruh dunia, namun menipu diri akan menjadi masalah yang semakin pelik. Mungkin saja kita dapat menipu Buddha, namun kita tidak dapat menipu diri sendiri. Di mana saja, kita akan mengetahui perilaku kita sendiri, mengetahui sampai mana kadar keburukan kita, dan di mana kebaikan kita; inilah kekuatan yang menciptakan surga dan neraka, yang berasal dari dalam diri kita, maka Buddha mengatakan, "Segalanya diciptakan oleh pikiran. - Guru Ching Hai
Perasaan bertobat dan rendah hati sangatlah penting, namun mencintai diri sendiri jauh lebih penting, jika Anda tidak dapat mencintai Anda sendiri, dapatkah Anda mencintai orang lain? - Guru Ching Hai
Lebih baik merugikan diri daripada melukai orang lain, ini adalah kebenaran yang selalu tidak boleh kita lupakan, meskipun peraturan disiplin yang lain kurang kita perhatikan, itu bukan masalah besar. - Guru Ching Hai
Jika kita tidak mengubah diri dengan latihan rohani, kita tidak dapat menghindari karma kita sendiri. - Guru Ching Hai
Apakah karma perintang itu? Sesuatu yang tidak patut kita buat, yang akan merugikan kita sendiri, orang lain dan semua ciptaan. Setelah kita berbuat, kita akan menerima ganjaran dari Hukum Sebab Akibat. - Guru Ching Hai
Vegetarian bukan saja dari cara makan, tetapi yang terpenting adalah vegetarian secara pikiran, ucapan dan perbuatan. - Guru Ching Hai
Berpuasa (vegetarian) bukan berarti pantang makanan saja, yang terpenting adalah memutuskan pikiran yang buruk, kebiasaan yang jelek, pengaruh luar yang negatif. - Guru Ching Hai
Jika kita tidak melekat, tidak tergila-gila kepada dunia ini, dengna sendirinya kita tidak akan kembali. - Guru Ching Hai
Jika kita melekat pada suatu kesuksesan, kita tidak akan berkembang lagi. - Guru Ching Hai
Kita hidup di dunia ini, tetapi jangan sampai terikat kepada dunia. Kita perlu mengetahui bahwa dunia ini penuh dengan kesukaan yang palsu dan kita harus menjaga iman kita, agar selalu berada dalam Ajaran Sejati, bagaikan bunga teratai hidup dalam lumpur tanpa ternoda. - Guru Ching Hai
Metode Quan Yin merupakan seni bela-diri. Dengan seni bela-diri ini ktia dapat menaklukkan segala jenis kekuatan yang negatif baik yang di dalam batin maupun yang di luar. - Guru Ching Hai
Metode yang tinggi malahan sangat sederhana. Sedemikian biasa dan sederhana, sehingga orang tidak dapat mengerti atau percaya terhadap metode tersebut, karena mereka telah terbiasa dengan sistem yang rumit. - Guru Ching Hai
Ketika kita mengamati Suara, kekuatan getaran dalam diri dapat berubah, gagasan atau konsep baru akan timbul, sel-sel baru akan tumbuh, saat itu kita seperti baru dilahirkan kembali, sebab itulah disebut "Kembali menjadi remaja. - Guru Ching Hai
Setelah mencapai Pencerahan, kita menikmati sesuatu, namun tidak ingin memilikinya, kita bersimpati pada orang lain, namun tidak mengikat orang itu pada diri kita. Inilah kebahagiaan yang sejati. - Guru Ching Hai
Setelah mencapai Pencerahan, walaupun dalam kehidupan kita masih banyak menjumpai kesulitan, banyak keadaan yang tidak diinginkan, namun batin kita tetp tidak guncang. - Guru Ching Hai
Setelah mencapai Pencerahan, kita tidak membutuhkan apapun. Kita mungkin memiliki banyak uang, tetapi kita tidak pernah memperhatikannya. Kita mungkin memiliki rumah yang besar dan indah, namun kita tidak terikat pada rumah itu. Maka inilah kemerdekaan dalam kehidupan ini; ini adalah Kebebasan Sejati. - Guru Ching Hai
Ketika seseorang mencapai Pencerahan, ia menemukan kembali keagungan dan kemuliaan dalam dirinya dan ia akan puas selamannya. Ini adalah cara terbaik memperbaiki kekurangan kita dan memusatkan keinginan kita. - Guru Ching Hai
Setelah mencapai Pencerahan, kita dapat mengerjakan segalanya dengan cepat dan tepat. Jika batin kita masih gelap, kita jarang sekali mengerjakan sesuatu dengan benar. Maka kegelapan batin adalah dosa yang terbesar, sebaliknya Pencerahan batin adalah pahala yang terbesar. - Guru Ching Hai
Kita harus selalu menjaga kemurnian tindakan, ucapan dan pikiran kita, dengan demikian akan menghindari banyak masalah dan penderitaan pada masa mendatang, karena karma masa lalu sudah penuh, sekarang jangan lagi menarik karma yang buruk, yang akan membuat kita menjadi lebih menderita. - Guru Ching Hai
Ketika Anda berbicara dengan orang lain, jangan memikirkan bahwa Anda yang melakukannya. Mohon kekuatan Guru dalam diri Anda, dan Anda akan terkejud bahwa Anda dapat berbicara dengan bijaksana, indah dan penuh kebajikan yang belum pernah Anda ketahui sebelumnya. Itulah caranya untuk menjadi Guru. - Guru Ching Hai
Makin sedikit kita mengetahui urusan orang lain, makin baik bagi kita. - Guru Ching Hai
Di dunia ini memiliki beberapa macam orang bijaksana. Orang yang terbijaksana tidak suka berbicara, kalau berbicara karena ia diminta orang untuk berbicara. - Guru Ching Hai
Demi konsep pikiran kita lahir, demi konsep pikiran kita mati, dan demi konsep pikiran pula kita terbebas dari roda kelahiran dan kematian; maka konsep pikiran harus tepat, agar kita tidak salah membimbing orang lain. - Guru Ching Hai
Praktisi rohani harus mempunyai konsep pikiran yang tepat, kalau tidak mereka mudah sekali tersesat. Dalam segala situasi kita harus menghadapinya dengan keberanian, mengambil keputusan dengan bijaksana dan mempertimbangkan kebenarannya dengan seksama, jika logis barulah kita dapat mempercayainya. - Guru Ching Hai
Ketika tindakan, ucapan dan pikiran kita menjadi murni, walaupun dalam satu detik, semua makhluk dewata, penguasa alam rohani, dan malaikat pelindung akan mendukung kita. Pada saat itu, seluruh alam semesta merupakan milik kita dan mendukung kita, dan tahtapun telah disediakan untuk kita. - Guru Ching Hai
Kemuliaan terbaik yang akan Anda temukan adalah dalam meditasi, dalam memperbaiki diri Anda, dalam membuat diri Anda menjadi seorang warga negara yang terindah di dunia ini. - Guru Ching Hai
Setiap kali, ketika Anda dengan sepenuh hati, sangat berkonsentrasi, itulah meditasi; Guru hanya memeperhatikan kekuatan batin, rasa simpati, cinta kasih dan kualitas Tuhan yang penuh kasih sayang, itulah cara Guru bermeditasi. - Guru Ching Hai
Selain meditasi, tidak ada cara lain untuk menghancurkan prasangka-prasangka kita. - Guru Ching Hai
Setiap hari kita harus bermeditasi, baik pagi maupun malam, baik kita sebagai biarawan maupun praktisi perumah tangga. Kita bermeditasi di pagi hari supaya kita siap menghadapi 'hadiah' polusi sepanjang hari. Kita bermeditasi di malam hari, supaya kita terlindung dan dapat menikmati malam yang damai, serta kita dapat mencuci bersih pencemaran di siang hari. - Guru Ching Hai
Meditasi bukan asal duduk diam tidak bergerak, tapi hati kita harus bersih, tulus, dan berkonsentrasi sungguh-sungguh; jika tidak, itu namanya 'imitasi'. - Guru Ching Hai
Jika Anda ada mempunyai masalah, usahakanlah bermeditasi dengan lebih banyak dan niscaya masalah tersebut akan lenyap. Kita bermasalah, karena kita kurang bermeditasi." - Guru Ching Hai
Selama meditasi, jika kita dapat memusatkan semua perhatian kita pada satu titik, dan meletakkan semua masalah di depannya, kemudian masalah-masalah tersebut dapat dipecahkan dengan segera. Kita memiliki kekuatan rohani yang dasyat, tetapi kita tidak pernah menggunakannya. Jika kita tidak menggunakan kekuatan kita itu untuk menyelesaikan masalah, seakan-akan kita tidak memiliki pegangan sama sekali. - Guru Ching Hai
Anda semua tahu cara bermeditasi namun Anda bermeditasi pada tujuan yang salah. Sebagian orang merenungkan wanita cantik, sebagian memikirkan uang, sebagian merencanakan usaha. Suatu saat jika Anda dapat mencurahkan perhatian dengan segenap hati pada suatu tujuan, itulah yang disebut meditasi. Saya hanya memusatkan perhatian pada kedaulatan rohani, kasih sayang, cinta kasih dan kemurahan hati Tuhan. - Guru Ching Hai
Inisiasi berarti permulaan suatu kehidupan menuju tata tertib baru. Itu berarti Anda telah diterima sebagai warga dalam lingkungan orang suci, kemudian Anda bukan lagi makhluk awam Anda telah diangkat menjadi makhluk mulia. - Guru Ching Hai
Metode untuk mencapai Pencerahan tidak dapat ditemukan dalam kitab-kitab suci. Ia tidak dapat dituliskan karena bahasa tidak digunakan selama inisiasi berlangsung. - Guru Ching Hai
Tanpa inisiasi dari seorang Guru Sejati, orang hanya dapat membaca naskah bagian luarnya dan tidak akan mendapatkan nilai rohani di dalam yang sesungguhnya, karena ia tidak memperoleh kekuatan rohani dari Guru Sejati yang masih hidup. - Guru Ching Hai
Ketika Anda mengasihi seorang guru yang tercerahkan, sifat-sifat baik Beliau akan menjadi milik Anda. Berkah Beliau akan dilimpahkan kepada Anda. Anda akan menjadi lebih cerdas, tenteram dan bijak. - Guru Ching Hai
Pada waktu Anda berbicara dengan orang lain, janganlah memikirkan bahwa Anda yang melakukannya. Mohon kekuatan Guru dalam diri Anda, dan Anda akan terkejut bahwa Anda dapat berbicara dengan bijaksana, indah dan penuh kebajikan yang belum pernah Anda ketahui sebelumnya. Itulah caranya untuk menjadi Guru. - Guru Ching Hai
Selama Anda tulus dan mengingat Ajaran Guru, itu adalah penghormatan yang terbaik. - Guru Ching Hai
Jika kita dapat mematuhi seorang Guru Sejati, menuruti setiap petunjukNya, mengerjakan dan mempelajari, itulah pahala yang terbesar, sama dengan kita bersembah sujud kepada para Buddha dari tiga kurun waktu dan sepuluh penjuru. - Guru Ching Hai
Luka cinta itu hanya dapat disembuhkan oleh yang membuat luka itu. - Publilius Syrus
Tidak ada satu hal pun yang mustahil bila Tuhan berkenan. - Anonim
Tertawa merupakan obat terbaik di waktu sakit maupun tidak. - Anonim
Penelitian & pengembangan sangatlah diperlukan didalam tahap memajukan suatu usaha, bagaimanapun kecil dan besarnya usaha tersebut. - Anonim
Semakin banyak manajemen mendukung R & D (Research & Development), akan semakin besar juga peluang bagi perusahaan untuk selangkah lebih maju daripada rivalnya. - Anonim
Bila seseorang meluangkan hari liburnya untuk orang lain, pasti ada maksud-maksud tertentu yang akan diperbuatnya. - Anonim
Seorang yang ingin bertempur sampai mati, biasanya akan mati. - Anonim
Jangan sekali-sekali menantang singa didalam sarangnya. - Anonim
Mereka yang cakap didalam bertahan akan menang bila saatnya menyerang. - Anonim
Lebih baik bersiap perang daripada berharap bahwa musuh tidak pernah datang atau menyerah. - Anonim
KANDA PAT DAN GELOMBANG OTAK
Teknik berdasarkan Tantra ini banyak diterapkan di Masyarakat Hindu Dharma di Jawa dan Bali.
Tantra bukan untuk memperoleh ilmu-ilmu gaib, magis, kesaktian-kesaktian dan lain sebaginya. Tantra untuk memperoleh ketenangan, ketentraman, kedamaian. Untuk lebih jelasnya, tantra untuk mencapai tingkat Samadhi. Di Jawa dikenal dengan Sedulur Papat Pancer Lima, dan di Bali disebut KANDA PAT.
Kanda Pat merupakan salah satu cara peralihan mental Kundalini yang diterapkan di Jawa dan Bali. Kanda Pat adalah Empat Teman: Kanda = teman, Pat = empat, yaitu kekuatan-kekuatan Hyang Widhi yang selalu menyertai roh (Atman) manusia sejak embrio sampai meninggal dunia mencapai Nirwana. Menurut Kitab Suci Lontar Tutur Panus Karma, nama-nama Kanda Pat berubah-ubah menurut keadaan/ usia manusia:
1.Namanya selalu berubah sesuai dengan pertumbuhan manusia, karena pengaruh Panca Indria kepada Roh/ Atma juga berubah-ubah. Jadi nama yang berubah untuk memberi batasan pada masing-masing tingkat kekuatan pengaruh panca indria sejalan dengan pertumbuhan manusia. Panca Indria dapat menyebabkan keterikatan atman oleh karena itu atman perlu dilindungi. Yang bisa membantu manusia melindungi dirinya dari godaan panca indria adalah Kandapat.
2.Jika jalinan/ hubungan manusia dengan Kandapat terhambat atau bahkan tidak ada hubungan sama sekali, maka perlindungan Kandapat-pun berkurang atau tidak ada. Orang-orang kebathinan biasanya mulai dengan menguatkan Kandapatnya ini dengan cara selalu ingat dan membagi suka/ duka dengannya. Jika sudah dekat, Kandapat bisa jadi Guru dan penuntun karena pada hakekatnya Kandapat itu juga Manifestasi Hyang Widhi.
Kandapat adalah manifestasi Brahman (Hyang Widhi) yang Esa; jadi ia akan selalu ada dan selalu sama pada penjelmaan-penjelmaan manusia berikutnya.
Usia Manusia
Kanda 1
Kanda 2
Kanda 3
Kanda 4
Kandapat Rare:
Embrio
Karen
Bra
Angdian Lembana
Kandungan 20 hari
Anta
Prata
Kala
Dengen
Kandungan 40 minggu
Ari-ari
Lamas
Getih
Yeh-nyom
Lahir, tali pusar putus
Mekair
Salabir
Mokair
Selair
Kandapat Bhuta: Bayi bisa bersuara
Anggapati
Prajapati
Banaspati
Banaspatiraja
Kandapat Sari: 14 tahun
Sidasakti
Sidarasa
Maskuina
Ajiputrapetak
Bercucu :
Podgala
Kroda
Sari
Yasren
Kandapat Atma: Meninggal dunia
Suratman
Jogormanik
Mahakala
Dorakala
Kandapat Dewa: Manunggal (Moksa)
Siwa
Sadasiwa
Paramasiwa
Suniasiwa
Bagan di atas dapat juga dibaca terbalik dengan pengertian sebagai berikut:
Hyang Widhi mewujudkan diri menjadi empat manifestasi, kemudian keempatnya itu yaitu:
Hyang Siwa selanjutnya mewujudkan dirinya menjadi ari-ari
Hyang Sadasiwa mewujudkan diri sebagai lamas
Hyang Paramasiwa mewujudkan diri menjadi getih, dan
Hyang Suniasiwa mewujudkan diri menjadi Yeh-nyom. Bentuk-bentuk KandaPat yang dapat dilihat dan diraba secara nyata adalah ari-ari, lamas, getih dan yeh-nyom. Setelah mereka dikuburkan (segera setelah bayi lahir) maka perubahan selanjutnya adalah abstrak (tak berwujud) namun dapat dirasakan oleh manusia yang kekuatan bathinnya terpelihara.
Keempat teman yang abstrak ini menyertai terus sampai manusia mati dan rohnya menghadap ke Hyang Widhi. Mereka juga menjaga dan melindungi roh, serta mencatat sejauh mana atman (roh) terpengaruh oleh indria keduniawian.
Semua pengalaman hidup di record oleh Sang Suratman yang dahulu berbentuk ari-ari. Inilah catatan subha dan asubha karma yang menjadi penilaian dan pertimbangan kesucian roh untuk menentukan tercapainya moksa (bersatunya atman-brahman) ataukah samsara (menjelma kembali). Kandapat ada dalam diri/ tubuh manusia, namun ketika tidur, kandapat keluar dari tubuh masuk ke Dunia Batin. Maka mereka perlu dibuatkan tempat suci/pelinggih berupa "pelangkiran" di kamar tidur, tempat bersemayamnya kanda pat ketika kita tidur pulas. Dunia Batin diwujudkan dalam bentuk “pelangkiran” atau ruang suci.
PELANGKIRAN
Pelangkiran berasal dari kata "langkir" artinya tempat memuja; yang malinggih di pelangkiran kamar tidur adalah Sang Kanda Pat yaitu : kekuatan Ida Sanghyang Widhi Wasa yang senantiasa menyertai diri kita sejak di kandungan sampai mati bahkan sampai Atman kita menghadap Sang Pencipta.
Mereka adalah :
1. Yeh Nyom yang menjadi Bhuta Anggapati berkedudukan di kulit.
2. Darah yang menjadi Bhuta Prajapati berkedudukan di darah.
3. Ari-ari yang menjadi Bhuta Banaspati berkedudukan di daging.
4. Lamas yang menjadi Bhuta Banaspatiraja berkedudukan di urat.
Dalam lontar "Aji Maya Sandhi" disebutkan ketika manusia sedang tidur maka Kanda Pat itu keluar dari tubuh manusia dan bergentayangan, ada yang duduk di dada, di perut, di tangan dsb. sehingga mengganggu tidur manusia; oleh karena itu perlu dibuatkan pelangkiran untuk stananya agar mereka dapat melaksanakan tugas sebagai "penunggu urip".
Jika itu dilaksanakan maka manusia akan tidur dengan tenang dan nyenyak karena sudah ada yang menjaga dari segala bentuk gangguan roh jahat. Di dalam pelangkiran itu letakkan tegteg daksina sebagai linggih mereka berempat, dan setiap purnama diperbaharui.
KANDA PAT => GELOMBANG OTAK.
Gelombang Otak ada empat yaitu : Beta, Alfa, Theta, dan Delta adalah komponen pembentukan kesadaran kita. Keempat gelombang itu terpancar dalam satu jalinan komposisi rimit yang menentukan kondisi kesadaran kita dalam suatu saat. Gelombang Otak merupakan teman manusia sejak embrio sampai manusia mati sama halnya dengan Kandapat.
Otak kita setiap saat menghasilkan impuls-impuls listrik. Aliran listrik ini, yang lebih dikenal sebagai KandaPat atau Gelombang Otak. Impuls-impuls listrik ini dapat diukur dua cara yaitu amplitude dan frekuensi. Amplitudo adalah besarnya daya impuls listrik yang diukur dalam satuan micro volt. Frekuensi adalah kecepatan emisi listrik yang diukur dalam cycle per detik, atauy hertz. Frekuensi inpuls menentukan jenis gelombang otak yaitu: Beta, Alfa, Theta atau Delta. Jenis atau kombinasi gelombang otak menentukan kondisi kesadaran pada suatu saat.
Pola Gelombang Otak
Setiap orang punya gelombangnya otak yang unik dan selalu konsisten. Keunikan itu tampak pada komposisi ke empat jenis gelombang pada saat tertentu. Komposisi telombang otak itu menentukan tingkat kesadaran seseorang, misalnya saat meditasi kita dapat secara sadar mengatur jenis gelombang otak mana yang ingin kita hasilkan.
Beta
Beta adalah gelombang otak yang frekuensinya paling tinggi (beta rendah 12-15 Hz, beta 16-20 Hz, dan beta tinggi 21-40 Hz) yang dihasilkan dari proses berpikir secara sadar.
Kita menggunakan beta untuk berpikir, berinteraksi, dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Alfa
Alfa adalah jenis gelombang yang frekuensinya sedikit lebih lambat dibandingkan beta, yaitu 8-12 Hz.
Alfa berhubungan dengan kondisi pikiran yang rileks dan santai. Dalam kondisi alfa, pikiran dapat melihat gambaran mental secara sangat jelas dan dapat merasakan sensasi dengan lima indra dan apa yang terjadi atau dilihat semuanya hanya dalam pikiran. Alfa adalah pintu gerbang bawah sadar.
Pada tahun 60-an dan 70-an, alfa sangat popular dan diklaim sebagai gelombang otak paling penting, yang merupakan kunci untuk mencapai kesadaran yang lebih tinggi. Seiring dengan penelitian menggunakan alat lebih canggih micro technology modern oleh banyak pakar terkemuka bahwa alfa bukanlah gelombang terpenting.
Manfaat alfa yang utama adalah sebagai jembatan penghubung antara pikiran sadar dengan bawah sadar. Alfa memungkinkan kita untuk menyadari keberadaan mimpi dan keadaan meditasi terdalam yang kita capai. Tanpa alfa, kita tidak dapat mengingat saat terbangun dari mimpi dan meditasi yang sangat dalam atau selesai bermeditasi.
Theta
Theta adalah gelombang otak pada frekuensi 4-8 Hz, yang dihasilkan oleh pikiran bawah sadar, muncul saat kita bermimpi. Jadi gelombang inilah yang membaca rekaman dari KandaPat (alam bawah sadar kita). Bawah sadar juga merekam materi yang berasal dari kreativitas yang ditekan atau tidak diberi kesempatan untuk muncul ke permukaan dan materi psikologis yang ditekan. Meski kita dapat masuk ke theta dan membaca rekaman bawah sadar, bila tidak dibantu oleh gelombang alfa dan beta, semua data tidak dapat dikenali oleh pikiran sadar. Jadi semua data yang berhubungan emosi, baik itu emosi positif maupun negative, tersimpan dalam pikiran bawah sadar. Emosi-emosi negative yang tidak teratasi dengan baik, setelah masuk ke pikiran bawah sadar, akhirnya menjadi beban psikologis yang menghambat kemajuan diri seseorang.
Bila kita berhasil masuk ke kondisi theta, ktia akan megnalami kondisi meditative yang sangat dalam. Semua pengalaman meditative yang selama ini dicari oleh orang yang melakukan praktik meditasi, misalnya keheningan, ketenangan, kedalaman, dan puncak kebahagiaan, dirasakan di dalam theta. Theta adalah “puncak” di dalam “pengalaman puncak” serta merasakan sensasi “ah-ha”.
Saat kita ingin mengobati dan menyembuhkan tubuh atau pikiran, kita harus masuk ke theta agar dapat mencapai hasil maksimal.
Delta
Delta adalah gelombang otak yang paling lambat, pada kisaran frekuensi 0,1-4 Hz, dan merupakan frekuensi dan pikiran nirsadar.
Pada saat kita tidur lelap, otak hanya menghasilkan gelombang delta agar kita dapat istirahat dan memulihkan kondisi fisik. Pada orang tertentu, saat dating kondisi sadar, delta dapat muncul bersamaa dengan gelombang lainnya. Dalam keadaan itu, delta bertindak sebagai “radar” yang mendasari kerja intuisi, empati, dan tindakan yang bersifat insting. Delta juga memberikan kebijakan-kebijakan dengan level kesadaran psikis yang sangat dalam.
Gelombang delta sering tampak dalam diri orang yang profesinya bertujuan mengarahkan kita dalam hal waktu dan ruang. Delta berfungsi sebagai system peringatan dini untuk merasakan adanya ancaman atau bahaya.
Delta memungkinkan kita untuk “melihat” informasi yang tidak dapat ditangkap oleh pikiran sadar. Dari sudut pandang negative, delta juga dapat digunakan untuk kondisi berhati-hati yang berlebihan. Sikap hati-hati yang berlebihan, atau lebih tetap disebut dengan kepekaan, sangat berguna “membaca” kondisi emosi lingkungan sekitarnya dan berusaha mengendalikan kondisi ini demi keselamatan hidupnya.
Gelombang Beta, Alfa, Theta, dan Delta adalah komponen pembentuk kesadaran kita. Keempat gelombang itu menentukan kondisi kesadaran kita dalam suatu saat.
Kanda Pat / Gelombang Otak inilah yang selalu menolong manusia untuk memperoleh ketenangan, ketentraman, kedamaian.
\
________________________________________
speqlen
11-02-2008, 03:53 PM
Nice info :)
Secara gampangnya memang begitu :)
Untuk pendalamannya perlu tingkat kedewasaan yang tepat.
Love and light
________________________________________
goesdun
26-02-2008, 11:59 AM
Kakang Kawah Adi Ari-Ari
Sedulur Papat Lima Pancer
Pancer itu diibaratkan diri sendiri, Posisi pancer berada ditengah, diapit oleh dua saudara tua (kakang mbarep, kakang kawah) dan dua saudara muda (adi ari-ari dan adi wuragil). Ngelmu sedulur papat lima pancer lahir dari konsep penyadaran akan awal mula manusia diciptakan dan tujuan akhir hidup manusia (sangkan paraning dumadi).
Awal mula manusia diciptakan di awali dari saat-saat menjelang kelahiran.
Sebelum sang bayi (bayi, dalam konteks ini adalah pancer) lahir dari rahim ibu, yang muncul pertama kali adalah rasa cemas si ibu.
Rasa cemas itu dinamakan Kakang mbarep.
Kemudian pada saat menjelang bayi itu lahir, keluarlah cairan bening atau banyu kawah sebagai pelicin, untuk melindungi si bayi, agar proses kelahiran lancar dan kulit bayi yang lembut tidak lecet atau terluka. Banyu kawah itu disebut Kakang kawah.
Setelah bayi lahir akan disusul dengan keluarnya ari-ari dan darah.
Ari-ari disebut Adi ari-ari dan darah disebut Adi wuragil.
Ngelmu sedulur papat lima pancer memberi tekanan bahwa, manusia dilahirkan ke dunia ini tidak sendirian.
Ada empat saudara yang mendampingi.
Pancer adalah suksma sejati dan sedulur papat adalah raga sejati.
Bersatunya suksma sejati dan raga sejati melahirkan sebuah kehidupan.
Hubungan antara pancer dan sedulur papat dalam kehidupan, digambarkan dengan seorang sais mengendalikan sebuah kereta, ditarik oleh empat ekor kuda, yang berwarna merah, hitam, kuning dan putih.
Sais kereta melambangkan kebebasan untuk memutuskan dan berbuat sesuatu.
Kuda merah melambangkan energi, semangat, kuda hitam melambangkan kebutuhan biologis, kuda kuning melambangkan kebutuhan rohani dan kuda putih melambangkan keheningan, kesucian.
Sebagai sais, tentunya tidak mudah mengendalikan empat kuda yang saling berbeda sifat dan kebutuhannya.
Jika sang sais mampu mengendalikan dan bekerjasama dengan ke empat ekor kudanya dengan baik dan seimbang, maka kereta akan berjalan lancar sampai ke tujuan akhir. Sang Sangkan Paraning Dumadi.
Dalam adat dan ajaran jawa dikenal istilah 'SEDULUR PAPAT KELIMA PANCER'
PANCER adalah diri kita..
Setiap manusia mempunyai empat saudara ketika masih berupa janin,
meraka menjaga pertumbuhan manusia didalam kandungan Ibu.
Anak pertama yaitu KETUBAN atau KAWAH, ketika Ibu melahirkan yang pertama keluar adalah ketuban karena itu dianggap sebagai Saudara Tua.
Setelah itu saudara kandung yang lebih muda yaitu ARI-ARI, Tembuni atau Plasenta pembungkus janin dalam rahim.
ARI-ARI memayungi tindakan sang janin dalam perut Ibu yang mengantarkan sampai ke tujuan yaitu ikut keluar bersama sang bayi.
Berikutnya DARAH inipun saudara sang janin, tanpa adanya darah janin bukan saja tak bisa tumbuh tapi juga akan mengalami keguguran.
Saudara berikutnya yaitu PUSAR ia sebagai sarana yang menghantarkan zat makanan dari sang ibu kepada janin.
Umumnya orang menganggap bahwa KETUBAN, ARI-ARI, DARAH dan TALI PUSAR adalah wahana atau alat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan janin dalam perut.
Begitu bayi dilahirkan semua itu akan dianggap tidak berfungsi lagi dan tak ada sangkut pautnya dalam kehidupan... dan yang demikian ini merupakan pandangan Materialistik padahal begitu besar maknanya dan pengertiannya bila dilihat dari sudut Metafisik.
Saudara kita itulah yang menjaga kita dalam kehidupan ini yang kembali ke anasir bumi, air , udara dan api hanyalah ke empat jasadnya. namun dari segi spiritualnya masih menyertai kehidupan kita.
-oOo-
________________________________________
vBulletin® v3.7.3, Copyright ©2000-2008, Jelsoft Enterprises Ltd.
Listen
1. Om Jaya Jagadheesa Harey Swami Sathya Sai Harey,
Bhaktha Jana Samrakshaka Bhaktha Jana Samrakshaka Parthi Maheshwara Om Jaya Jagadheesa Harey
Victory to Lord of Universe, Lord Sathya Sai, Who destroys grief, evil and miseries of life and Who guards and protects devotees. Victory to Lord of Lords - Lord of Parthi.
2. Sashi Vadhana Sree Karaa Sarva Praana Pathey,
Swami Sarva Praana Pathey
Aasritha Kalpa Latheeka Aasritha Kalpa Latheeka
Aapadh Baandhavaa
Om Jaya Jagadheesa Harey
O Graceful and Charming as a Full Moon! O Auspicious One! O Lord Sai! Thou art: the Indweller and life force of all Beings; the wish- fulfilling Divine creeper to those who have surrendered to Thee; and kinsman, protector and friend in times of distress and calamities. Victory to Lord of Universe.
3. Maatha Pitha Guru Dhaivamu Mari Anthayu Neevey
Swami Mari Anthayu Neevey
Naadha Brahma Jagan Naatha Naadha Brahma Jagan Naatha
Naagendra Shayanaa
Om Jaya Jagadheesa Harey
O Lord Sai! Thou art Mother, Father, Noble Teacher, Supreme Divinity and everything to us. O Lord Universe! Thou art Primeval Sound and art reclined on coiled serpent.
4. Omkaara Roopa Ojaswi Om Saayi Mahadeva
Sathya Saayi Mahadeva
Mangala Aarathi Anduko Mangala Aarathi Anduko
Mandhara Giridhari
Om Jaya Jagadheesa Harey
O Splendorous One! O Lord of Lords - Lord Sai! Thou Form is Pranava (Aum). We pray Thee to accept the auspicious waving of flame of light (signifying the removal of ignorance). Victory to Thee, O Lord of Universe, Resident of Mandhar mountain - Lord Giridhari.
[Sing the following three times, each time at a faster pace than the previous one]
5. Narayana Narayana Om
Sathya Narayana Narayana Narayana Om
Narayana Narayana Om Sathya Narayana Narayana Om Sathya
Narayana Narayana Om
Om Jai Sad Guru Devaa
Chant the name of Lord Sathya Sai Narayana, Whose Form is Pranava. Victory to Noble Teacher and Supreme Lord Sai, Sathya Sai.
SarvaDharma Prayer
(Universal Prayer)
Listen
Om Tat Sat Sri Narayana Thoo, Purushotthama Guru Thoo
Siddha Buddha Thoo, Skanda Vinaayaka, Savitha Paavaka Thoo
Brahma Mazda Thoo, Yahva Shakthi Thoo, Esu Pitha Prabhu Thoo
Rudhra Vishnu Thoo, Ramakrishna Thoo, Rahim Tao Thoo
Vasudeva Go Viswaroopa Thoo, Chidaananda Hari Thoo
Advitheeya Thoo, Akaala Nirbhaya Aatmalinga Shiva Thoo
Meaning:
Om Thou art that, Thou art Narayana, God, in the form of man;
Thou art the Embodiment of perfection and the perfect master;
Thou art enlightened Buddha; Thou art Subramanya and Ganesha, the remover of obstacles;
Thou art the Sun-fire;
Thou art Brahma, the Creator; Mazda, the Great One;
Thou art Jehovah and the Divine Mother, the creative Energy;
O Lord! Thou art the Father of Jesus;
Thou art Rudhra, the Transformer, and Vishnu, the Preserver;
Thou art Rama and Krishna;
Thou art Rahim, all kindness, always giving and expanding;
Thou art the Tao;
Thou art Vasudeva, the Sustenance of all, omnipotent and omnipresent;
Thou art Hari, Destroyer of illusion, the blissful Spirit;
Thou art unparallelled, beyond time and fearless of adversities;
Thou art Shiva, Creator of the lingam, Symbol of the formless Absolute.
Vibhuti Prayer
Paramam Pavithram Baba Vibhuthim
Paramam Vichithram Leela Vibhuthim Paramaartha
Ishtaartha Moksha Pradhaanam
Baba Vibhuthim Idham Asrayami
English version:
Sacred Ash, Miraculous, Baba's Creation
Flowing From His Blessed Hand, Holy Creation
Granting Us The Greatest Wealth, God's Divine Protection
Beloved Baba, Grant Us Liberation
Meaning:
I take refuge in the supremely sacred Vibhuthi of Lord Baba, the wonderful Vibhuthi, which bestows salvation, the sacred state which I desire to attain.
Asothama Prayer
Asatho Maa Sad Gamaya
Thamaso Maa Jyothir Gamaya
Mrithyor Maa Amritham Gamaya
Meaning:
Lead me from untruth to truth; Lead me from darkness to light; Lead me from death to immortality.
Gayathri Mantra
Om Bhur Bhuva Suvah
Tat Savithur Varenyam
Bhargo Devasya Dheemahi
Dhiyo Yonah Prachodayat
Meaning:
Oh Mother, who subsists in all the three Kaalas (Time: Past, Present and Future), in all the three lokas (Lokas: Heaven, Earth and Lower Regions) and in all the three gunas (Gunas - Attributes: Sathwa, Rajas and Thamas), I pray to Thee, to illumine my intellect and dispel my ignorance just as the splendrous sunlight dispels all darkness. I pray to Thee to make my intellect serene and bright and enlightened.
Sai Gayathri
Om Sayeeshwaraya Vidhmahe
Sathya Devaya Dheemahi
Thannassarvah Prachodayath
Meaning:
I know through Gurus and Shastras (and by direct experience) that Sai is God Himself; He is Bhagawan and Easwara. I meditate on this form in my heart with all my mental faculties. He is the embodiment of truth, divinity, universal consciousness and the one who pervades all the worlds. I pray to Sathya Sai Parameshwar to direct our intellect to engage in auspicious and righteous activities. I meditate on this great Form.
Sri Sathya Sai Ashtottaram
(108 names of the Lord)
Listen
1. Om Sri Sai Sathya Sai Babaya Namah
Let us bow down to Bhagawan Sri Sathya Sai Baba (the true Divine Mother and Father of all)
2. Om Sri Sai Sathyaswaroopaaya Namah
Who is the Embodiment of Truth
3. Om Sri Sai Sathyadharmaparayanaaya Namah
Who is solely devoted (to preaching) to Truth and Righteousness
4. Om Sri Sai Varadaaya Namah
Who is the Giver of boons
5. OM SRI SAI SATHPURUSHAAYA NAMAH
The One Who is all pervading
6. OM SRI SAI SATHYA GUNNATHMANE NAMAH
Who is the Embodiment of the virtue, Truth
7. OM SRI SAI SADHUVARDHANAAYA NAMAH
Who promotes the quality of piety, righteousness
8. OM SRI SAI SADHUJANA POSHANAAYA NAMAH
Who nourishes the sustains pious people
9. OM SRI SAI SARVAJNAAYA NAMAH
Who is omniscient
10. OM SRI SAI SARVA JANA PRIYAAYA NAMAH
Who is dear to all
11. OM SRI SAI SARVA SAKTHI MOOTHAYE NAMAH.
Who is the Embodiment of all powers
12. OM SRI SAI SARVESAAYA NAMAH.
Who is the Lord of all
13. OM SRI SAI SARVA SANGA PARITHYAAGINE NAMAH.
Who has given up all attachments
14. OM SRI SAI SARVA ANTHARYAAMINAE NAMAH
Who is the Indweller of all hearts
15. OM SRI SAI MAHIMAATMANE NAMAH.
Who is Glory Personified
16. OM SRI SAI MAHESWARA SWAROOPAAYA NAMAH.
Who is the Embodiment of Shiva
17. OM SRI SAI PARTHI GRAMODBHAVAAYA NAMAH.
Who is born in a village called Parthi
18. OM SRI SAI PARTHI NIVAASINE NAMAH.
Who is the Resident of the region of Parthi
19. OM SRI SAI YASAHKAAYA SHIRDI VAASINE NAMAH.
Who is famous in the previous body as the Resident of Shirdi
20. OM SRI SAI JODI AADIPALLI SOMAPPAAYA NAMAH
Who has taken the Form of the female and male aspect (Shiva and Shakthi) in the primeval village
21. OM SRI SAI BHARADWAJA RISHI GOTHRAAYA NAMAH.
Who is born in the Gothra of Bharadhwaj Rishi
22. OM SRI SAI BHAKTA VATHSALAAYA NAMAH
Who has parental affection of devotees
23. OM SRI SAI APAANTHARAATHMANE NAMAH
Who is the inner Atma in all
24. OM SRI SAI AVATHAARA MOORTHAYE NAMAH.
Who is the manifestation of the divine Incarnation
25. OM SRI SAI SARVA BHAYA NIVAARINE NAMAH.
Who removes all fears
26. OM SRI SAI AAPASTHAMBA SUTHRAAYA NAMAH.
Who is identical with the Apasthamba lineage
27. OM SRI SAI ABHAYAPRADAAYA NAMAH.
Who bestows freedom from fear
28. OM SRI SAI RATNAAKARA VAMSODBHAVAAYA NAMAH.
The One Who is born in the dynasty of Ratnakar (gems of men)
29. OM SRI SAI SHIRDI SAAYI ABHEDA SAKTHYAAVATHAARAAYA NAMAH.
Who is the incarnation of power not different from that of Shirdi
30. OM SRI SAI SAMKARAAYA NAMAH.
Who is Shankara (Shiva)
31. OM SRI SAI SHIRDI SAI MOORTHAYE NAMAH.
Who is the Incarnation of Shirdi Sai
32. OM SRI SAI DWAARAKAMAAYI VAASINE NAMAH.
Who is the Resident of Dwarakamayi
33. OM SRI SAI CHITRAAVATHEE THATA PUTTAPARTHI VIHAARINE NAMAH.
Who sports (His Leelas) in Puttaparthi on the banks of the Chitravathi river
34. OM SRI SAI SAKTHI PRADAAYA NAMAH.
Who bestows strength
35. OM SRI SAI SARANAAGATHA THRAANAAYA NAMAH.
Who is the Savior of those who surrender
36. OM SRI SAI ANANDAAYA NAMAH.
Who is Bliss
37. OM SRI SAI AANANDA DAAYA NAMAH.
Who grants Bliss
38. OM SRI SAI AARTHA THRAANA PARAAYANAAYA NAMAH.
Who is devoted solely to saving the afflicted (those in distress)
39. OM SRI SAI ANAATHA NAATHAAYA NAMAH.
Who is the Guardian or Lord of the destitute
40. OM SRI SAI ASAHAAYA SAHAAYAAYA NAMAH.
Who is the Helper of the helpless
41. OM SRI SAI LOKA BAANDHAVAAYA NAMAH.
Who is a brother to the whole world
42. OM SRI SAI LOKARAKSHAA PARAAYANAAYA NAMAH.
Who is solely devoted to protecting the people
43. OM SRI SAI LOKANAATHAYA NAMAH
Who is the Lord of all worlds
44. OM SRI SAI DEENAJANA POSHANAAYA NAMAH.
Who nourishes and sustains the poor (those who are in a miserable condition)
45. OM SRI SAI MOORTHI THRAYA SWAROOPAYA NAMAH.
Who is the Incarnation of the Holy Trinity (Brahma, Vishnu and Maheshwara)
46. OM SRI SAI MUKTHI PRADAAYA NAMAH
Who is the Giver of Liberation
47. OM SRI SAI KALUSHA VIDOORAAYA NAMAH.
Who removes wickedness
48. OM SRI SAI KARUNAAKARAAYA NAMAH.
Who is compassionate
49. OM SRI SAI SARVAADHAARAAYA NAMAH.
Who is the Support of all
50. OM SRI SAI HRUDAYAVASINE NAMAH
Who resides in the heart of everyone
51. OM SRI SAI PUNYA PHALA PRADAAYA NAMAH
Who is the Giver of the fruits of merit
52. OM SRI SAI SARVA PAAPAKSHAYA KARAAYA NAMAH.
Who is the Destroyer of all sins
53. OM SRI SAI SARVA ROGA NIVAARINE NAMAH.
Who removes all diseases
54. OM SRI SAI SARVA BAADHA HARAAYA NAMAH.
Who takes away all afflictions
55. OM SRI SAI ANANTHA NUTHA KARTHRUNE NAMAH
The One Who is the Creator and Who is praised endlessly
56. OM SRI SAI AADI PURUSHAAYA NAMAH.
Who is Primeval Purusha (the very First from the Lord)
57. OM SRI SAI AADI SAKTHAYE NAMAH.
Who is the Primal Energy
58. OM SRI SAI APUROOPA SAKTHINE NAMAH.
He Who has delightful and wonderful powers
59. OM SRI SAI AVYAKTHA ROOPINE NAMAH.
Who is the form of the Unmanifested (the Formless)
60. OM SRI SAI KAAMAKRODHA DHWAMSINE NAMAH.
Who destroys desire and anger
61. OM SRI SAI KANAKAAMBARA DHAARINE NAMAH.
Who wears a golden-colored robe
62. OM SRI SAI ADBHUTHA CHARYAAYA NAMAH.
Whose activities are astonishing, unprecedented
63. OM SRI SAI AAPADBAANDHAVAAYA NAMAH.
Who guides like a brother in calamity
64. OM SRI SAI PREMAATMANE NAMAH.
Who is Love Personified
65. OM SRI SAI PREMA MOORTHAYE NAMAH.
Who is the Embodiment of Love
66. OM SRI SAI PREMA PRADAAYA NAMAH.
Who grants Love
67. OM SRI SAI PRIYAAYA NAMAH.
Who is loved by all
68. OM SRI SAI BHAKTA PRIYAAYA NAMAH.
Who is dear to devotees
69. OM SRI SAI BHAKTHA MANDAARAAYA NAMAH
Who is the highest peak (Divine Mountain) to the Bhaktha
70. OM SRI SAI BHAKTHA JANA HRIDAYA VIHAARAAYA NAMAH.
Who plays (happily) in the hearts of devotees
71. OM SRI SAI BHAKTHAJANA HRUDAYAALAYAAYA NAMAH
Who dwells in the heart of the Bhaktha
72. OM SRI SAI BHAKTHA PARAADHEENAAYA NAMAH.
Who is at the command of the devotees
73. OM SRI SAI BHAKTHI JNANA PRADEEPAAYA NAMAH
who ignites the blazing lamp of Bhakthi and knowledge in us
74. OM SRI SAI BHAKTHI JNANA PRADAAYA NAMAH.
Who shows the path of Bhakthi which leads to Jnaana (knowledge)
75. OM SRI SAI SUJNAANA MAARGADARSAKAAYA NAMAH
Who shows the path of attaining right knowledge
76. OM SRI SAI JNAANASWARUPAAYA NAMAH.
Who is Knowledge Personified
77. OM SRI SAI GITA BODHAKAAYA NAMAH.
Who is the Teacher of the Gita
78. OM SRI SAI JNANA SIDDHIDAAYA NAMAH.
Who grants the achievement of wisdom
79. OM SRI SAI SUNDARARUPAAYA NAMAH.
Who has a charming Form
80. OM SRI SAI PUNYA PURUSHAAYA NAMAH.
Who is the embodiment of Purity (physical beauty, sweetness of speech, compassion etc)
81. OM SRI SAI PHALAPRADAAYA NAMAH.
Who bestows the fruits of Karma
82. OM SRI SAI PURUSHOTHAMAAYA NAMAH
Who is the Supreme Person
83. OM SRI SAI PURAANA PURUSHAAYA NAMAH.
Who is the most ancient Supreme Person
84. OM SRI SAI ATHEETHAAYA NAMAH
Whose Glory transcends the three worlds
85. OM SRI SAI KAALAATHEETHAAYA NAMAH.
Who is beyond the limits of time
86. OM SRI SAI SIDDHIROOPAAYA NAMAH.
Who is the Embodiment of all accomplishments
87. OM SRI SAI SIDDHA SANKALPAAYA NAMAH.
Whose Will is immediately effective
88. OM SRI SAI AAROGYA PRADAAYA NAMAH.
Who grants good health
89. OM SRI SAI ANNAVASTRADAAYA NAMAH.
Who is the sustainer of all beings (He gives food and clothing)
90. OM SRI SAI SAMSAARA DUKHASHAYAKARAAYA NAMAH.
Who destroys the suffering of the mundane existence
91. OM SRI SAI SARVAABHEESTA PRADAAYA NAMAH.
Who grants desirable objects to all
92. OM SRI SAI KALYAANAGUNAAYA NAMAH
Whose virtues are beneficial
93. OM SRI SAI KARMADHWAMSINE NAMAH
Who destroys the (binding force of) Karma
94. OM SRI SAI SAADHU MAANASA SOBHITHAAYA NAMAH.
Who is an ornament to righteous minds
95. OM SRI SAI SARVAMATHA SAMMATHAAYA NAMAH
Who accepts all religions
96. OM SRI SAI SAADHUMAANASA PARISODHAKAAYA NAMAH.
Who is the Cleanser of the mind of the aspirant
97. OM SRI SAI SADHAKAANUGRAHA VATA VRIKSHA PRATHISTHAAPAKAAYA NAMAH.
Who has established the banyan tree as a favor to the Sadhaka
98. OM SRI SAI SAKALA SAMSAYA HARAAYA NAMAH
Who destroys all doubts
99. OM SRI SAI SAKALATHATHWA BODHAKAAYA NAMAH.
Who teaches the essence of all knowledge
100. OM SRI SAI YOGISWARAAYA NAMAH
Who is the Lord of all Yogis
101. OM SRI SAI YOGINDRA VANDITHAAYA NAMAH.
Whom do all the Masters of Yoga revere
102. OM SRI SAI SARVA MANGALA KAARAAYA NAMAH.
Who is the Granter of all auspiciousness and prosperity
103. OM SRI SAI SARVA SIDDHI PRADAAYA NAMAH.
Who grants all accomplishments and skills
104. OM SRI SAI AAPANNIVARINE NAMAH.
Who removes all calamities
105. OM SRI SAI AARTHIHARAAYA NAMAH.
Who takes away bodily and mental pains
106. OM SRI SAI SAANTHA MOORTHAYE NAMAH.
Who is the Personification of Peace
107. OM SRI SAI SULABHA PRASANNAAYA NAMAH.
Who is easy to please
108. OM SRI SAI BHAGAVAN SRI SATHYA SAI BAABAAYA NAMAH.
Let us bow down to Bhagawan Sri Sathya Sai Baba (the True Divine Mother and Father of us all)
Tanaman pepaya dikenal sebagai tanaman multiguna, karena hampir seluruh bagian tanaman mulai dari akar hingga daun bermanfaat bagi manusia maupun hewan. Tanaman pepaya dapat dimanfaatkan sebagai makanan, minuman, obat, kecantikan mau- pun sebagai pakan ternak. Khasiat buah pepaya telah dibahas dalam artikel (1) sebelumnya. Berikut adalah dosis pemakaian dan penggunaan pepaya sebagai obat.
Untuk pemakaian luar, caranya pepaya direbus lalu airnya digunakan untuk mencuci bagian yang sakit, atau getah dioleskan pada bagian yang sakit. Sedangkan untuk pemakaian dalam, gunakan 30-60 gram bahan segar yang direbus atau dihaluskan menjadi jus.
Gunakan untuk kapalan, tumit pecah-pecah, luka, panu, digigit serangga. Caranya, buah pepaya muda dipotong ujungnya lalu ambil getahnya dengan menggunakan kapas, lalu oleskan pada bagian kulit yang sakit. Buah pepaya mengkal diblender atau dihaluskan, lalu airnya dioleskan pada bagian yang sakit. Lakukan secara rutin.
Mengatasi ubanan sebelum waktunya. Caranya, gunakan 30 gram biji pepaya yang telah matang disangrai kemudian dihaluskan hingga menjadi bubuk, tambahkan 1 sendok makan minyak kelapa, aduk rata lalu dioleskan pada rambut hingga merata. Biarkan selama 1-2 jam setelah itu bersihkan. Lakukan 1 kali seminggu.
Untuk melancarkan ASI. Gunakan 30 gram daun pepaya diremas-remas, lalu diletakan di atas api hingga daun menjadi layu, dan tempelkan daun pepaya selagi hangat di sekeliling payudara, kecuali bagian putingnya.
Pada penderita luka bakar, gunakan getah pepaya muda dioleskan pada luka bakar, atau pepaya muda dihaluskan kemudian dibalurkan pada bagian yang sakit (dikompres).
Untuk mengobati jerawat, gunakan 30 gram daun pepaya yang sudah tua dijemur sebentar kemudian dihaluskan tambahkan 30 cc air, kemudian gunakan sebagai masker pada bulit yang berjerawat. Getah pohon pepaya muda dioleskan pada kulit yang berjerawat. Lakukan seacra rutin hingga jerawat kering. Hindari terkena mata.
Pada pasien rematik, gunakan 30 gram akar pepaya, 20 gram daun jeruk nipis, 15 gram sambiloto segar, 20 gram daun ketepeng china, 30 gram daun sirih segar, 5 buah cabai rawit, semuanya dihaluskan lalu direndam dalam alkohol 75 persen selama 7 hari, kemudian diperas dan disaring. Airnya digunakan untuk menggosok dan mengurut bagian yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari. Atau gunakan 1/2 sendok teh getah pepaya gantung, 1/2 sendok teh getah batang sesuru, minyak kayu putih secukupnya diaduk rata lalu digunakan untuk menggosok bagian yang sakit.
Bila menderita susah buang air besar, gunakan 300 gram pepaya masak yang telah dikupas kulitnya kemudian direncam dengan air garam secukupnya lalu dimakan. Lakukan dua kali sehari. Konsumsikan pepaya matang secara teratur.
Mengobati radang ginjal, dapat menggunakan 30 gram akar pepaya dibersihkan, direbus dengan 800 cc hingga tersisa 450 cc, saring tambahkan madu secukupnya dan diminum 3 kali sehari masing-masing 150 cc. Atau gunakan 30 gram akar pepaya dibersihkan, 30 sendok, 15 gram tanaman kumis kucing segar, 30 akar alang-alang direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, kemudian disaring dan diminum. Lakukan 2 kali sehari masing-masing 200 cc.
Bila menderita sakit perut saat haid, gunakan 30 gram daun pepaya, 30 gram kencur, 15 gram buah asam, garam secukupnya ditumbuk hingga halus tambahkan air masak secukupnya lalu diperas hingga tertampung 200 cc, dan diminum pada saat haid.
Untuk haid yang berlebihan, gunakan 200 gram pepaya muda, 100 gram rimpang teratai direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu airnya diminum dan bahan lainnya dimakan. Sedangkan untuk mengobati panas dalam pada anak-anak, gunakan 200 gram buah pepaya matang, 300 gram labu parang/labu kuning, gula batu secukupnya, diblender dengan air secukupnya dan diminum.
Mengatasi influenza, gunakan 20 gram biji pepaya, 10 gram jahe, 15 gram lempuyang wangi, 2 siung bawang putih direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 300 cc, tambahkan 2 sendok makan air jeruk nipis, madu secukupnya dan diminum 3 kali sehari, setiap kali minum 100 cc. Untuk pasien rematik, gunakan 60 gram daun pepaya, 15 gram jahe merah direbus dengan 400 cc air hingga 200 cc lalu disaring dan diminum selagi hangat. Atau gunakan 30 gram buah pepaya setengah matang, 15 gram jahe merah direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu disaring dan airnya diminum 2 kali sehari masing-masing 150 cc.
Mengobati penderita anemia, gunakan 30 gram daun pepaya, 20 gram daun blustru, 20 gram daun selasih, 10 gram lempuyang direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc lalu disaring, dan diminum airnya 2 kali sehari masing-masing 200 cc.
Menderita masuk angin, gunakan 60 gram daun pepaya, 20 gram daun sembung, 10 gram jahe, 3 batang sereh, 10 butir cengkeh, 1/2 sendok teh jintan, 30 gram gula aren/gula merah direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 450 cc, lalu disaring dan diminum airnya 3 kali sehari masing-masing 150 cc.
Untuk meningkatkan nafsu makan, gunakan 100 gram daun pepaya muda segar dihaluskan, tambahkan 200 cc air masak lalu disaring dan tambahkan madu secukupnya lalu diminum, lakukan 2-3 kali sehari.
Catatan: untuk penyakit yang serius dianjurkan tetap konsultasi ke dokter. Pengobatan dilakukan sesuai anjuran.
(Prof HM Hembing Wijayakusuma adalah Ketua Umum Himpunan Pengobat Tradisional dan Akupunktur Se-Indonesia (HIPTRI)
Entry Filed under: Tips Kesehatan
14 Komentar Tambahkan Sendiri
• 1. Cindy | July 29th, 2005 at 9:51 pm
lumayan lah….
• 2. tigis | August 3rd, 2005 at 5:32 am
ombos kemana sih kok ga pernah berkunjung lagi nita kangen nih ….dia dah skit2an mikirin ombos yang entah kemana gerangan…
• 3. ignas | September 26th, 2005 at 1:57 pm
selain daun selasih dan daun pepaya, daun apa lagi yang bisa digunakan untuk pelancar ASI/?
• 4. Faiz | September 26th, 2005 at 8:58 pm
Bentar saya cari dulu di internet,
Nah ketemu dikit, ada beberapa pilihan. Yaitu :
1. Pohon merah
Pohon merah memiliki beberapa nama daerah, seperti denok dan puring benggala (Sumatera), godong racun (Jawa), ki geulis (Sunda), kedapa (Bali). Tumbuhan ini berkayu, bercabang, dan bergetah seperti susu.
ohon merah memiliki daun tunggal, bertangkai, letak tersebar, bentuknya bulat telur sampai elips memanjang. Tangkai daun muda berwarna merah, setelah tua warnanya hijau. Bunga majemuk berbentuk cawan atau bercabang dalam susunan yang khas dan disebut cyathium.
Sifat kimia dan efek farmakologis tanaman ini adalah pahit, sepat, sejuk, sedikit beracun. Berkhasiat sebagai perangsang muntah (emetikum), melancarkan pengeluaran air susu ibu (galaktagog), peluru dahak (ekspektorans), dan menghilangkan bengkak (antiswelling).
Menurut Prof Hembing dalam bukunya Ensiklopedi Milenium: Tumbuhan Berkhasiat Obat Indonesia, pohon merah bisa digunakan sebagai obat untuk pemakaian luar dan pemakaian dalam.
Untuk pemakaian luar bisa digunakan untuk obat keseleo, bengkak, luka berdarah, luka terpukul, dan patah tulang. Sedangkan pemakaian dalam adalah untuk melancarkan ASI. Untuk melancarkan ASI, sebanyak 10 gram bunga dicuci lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc. Setelah dingin airnya diminum.
2. Pohon Katuk
Pasti udah tau donk.. cara konsumsinya
3. Jagung
Buahnya mengandung zat-zat : gula, kalium, asam jagung dan minyak lemak. Utrennya (buah yang masih muda) banyak mengandung zat protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, belerang, vitamin A, B1, B6, C dan K. Rambutnya mengandung minyak lemak, damar, gula, asam maisenat dan garam-garam mineral. Biji buah jagung biasanya di buat tepung jagung (maizena).
Diuretik (memperlancar air seni) karena kandungan kaliumnya yang tinggi terutama pada rambut dan tongkoI mudanya. Selain itu, kandungan thiamin bisa mengeringkan luka seperti misalnya luka pada cacar air. Kandungan fosfornya baik untuk tulang dan gigi.
Kegunaan :
1. Melancarkan air seni
2. Radang ginjal, batu ginjal
3. Hipertensi
4. Diabetes
5. Melancarkan ASI
6. Rakhitis
7. Batu empedu
8. Cacar air
9. Diare
10. Keguguran (rambut, daun dan tongkol mudanya)
4. Bayam
Ambil satu batang bayam duri segar. Cuci bersih lalu ditumbuk sampai halus, kemudian balurkan pada payudara dan lakukan 3-4 kali sehari sampai ASI lancar.
5. Daun Pare
Daun pare secukupnva dicuci bersih, lalu digiling halus. Balurkan disekeliling payudara.
Kayaknya udah cukup banyak tuh… ntar banjir ASI lagi… hehehehe….
Semoga Bermanfaat.
• 5. Dian | April 24th, 2006 at 5:36 pm
Anjing saya lumpuh separo karena ketabarak, syarafnya kena traouma, ada yang punya resep tanaman obat, sebab kata doketer hewannya mesti operasi, saya mau cari alternatifnya saja
• 6. ASRI | January 7th, 2007 at 1:20 pm
diatas disebutkan jagung kegunaannya “keguguran” gimana cara konsumsinya? karena saya mengalami keguguran berulang kali, kali aja cara ini berhasil,thanks sebelumnya
• 7. dewi | February 3rd, 2007 at 10:23 am
saya ingin mengilangkan bekas parut/jerawat.
merasa kalau bekas tak hilang/hitam rasa hati susah tak percaya diri tlg bantu ya.
• 8. sempel_bram | August 12th, 2007 at 10:42 pm
bagai mana caranya agar penyakit panu bisa hilang,karena panu ku uda lama ngk bisa hilang pa penyakit ku ini keturunan . penyakitku ini ngk bisa di hilang berbagi obat aku coba tapi ya ngk ad reaksi nya.
• 9. putria | December 5th, 2007 at 2:00 pm
iiiiiiiiihhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
• 10. nia | June 6th, 2008 at 12:07 pm
Di wajahku dibagian pipi dan hidung tumbuh flek-flek warna hitam, bagaimana cara menghilangkannya? tolong bantu donk, saya sering tdk percaya diri karenanya.
• 11. isnaeni haifah | June 7th, 2008 at 9:52 pm
di wajah ku banyak tumbuh jerwat.gimana caramenghilangkan jerwat tersebut?tolong bantu saya donk,kalau banyak jerwat diwajah ku aku jadi malu kalau ketemu ma temen-temen dan sering tidak percaya diri
• 12. wahab | July 26th, 2008 at 9:11 am
selain kegunaan pepaya diatas ada lagi kegunaan dari pepaya terutama dari getahnya yaitu sebagai obat cacing pada hewan ternah sapi atau domba…tolong dicarikan data tentang kegunan getah pepaya sebagai obat cacing pada hewan tenak…
• 13. metafuca | August 15th, 2008 at 3:46 pm
Dwoh keluargaku ada yg kena diabetes nich, ada luka kecil yg ga mau kering, gimana ngatasinnya yach?
• 14. kembar | September 23rd, 2008 at 9:50 am
saya mau tanya sebenarnya , kandungan apa yang terdapat dalam biji pepaya.mkash sebelumnya
Upacara Panca Yadnya Dalam Kehidupan Beragama
Oleh Ahmad Prajoko
S ejarah menyatakan, bahwa pada jaman dahulu kala di wilayah Nusantara Indonesia telah berdiri Kerajaan-Kerajaan Besar seperti salah satu di antaranya adalah Kerajaan Majapahit yaitu sebuah Kerajaan penganut Agama Hindu yang merupakan Kerajaan terbesar yang bisa menyatukan seluruh wilayahnya sampai ke Madagaskar.
Pada jaman itu sudah ada hubungan dagang dengan negara Luar Negeri terutama dengan Negeri Campa, yang saat ini Negara Cina.
Kerajaan ini bertempat di Jawa Timur, yang pada jaman keemasannya dipimpin oleh seorang Raja yang bernama Hayam Wuruk dengan Patihnya bernama Gajah Mada.
Pada jaman itu perkembangan budaya yang berlandaskan Agama Hindu sangat pesat termasuk di Daerah Bali dan perkembangan terakhir menunjukkan bahwa para Arya dari Kerajaan Majapahit sebagian besar hijrah ke Bali dan di Daerah ini para Arya-Arya tersebut lebih memantapkan ajaran-ajaran Agama Hindu sampai sekarang.
Masyarakat Hindu di Bali dalam kehidupan sehari-harinya selalu berpedoman pada ajaran Agama Hindu warisan para lelulur Hindu di Bali terutama dalam pelaksanaan upacara ritual dalam Falsafah Tri Hita Karana.
Arti kata Tri Hita Karana :
• Tri artinya tiga
• Hita artinya kehidupan
• Karana artinya penyebab
Tri Hita Karana artinya : Tiga keharmonisan yang menyebabkan adanya kehidupan yaitu hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan, hubungan yang harmonis antara manusia dengan manusia dan hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam.
Dalam pelaksanaannya tetap berlandaskan ajaran-ajaran Agama Hindu dan dalam kegiatan Upacara Keagamaan berpatokan pada Panca Yadnya.
Yang dimaksud dengan Panca Yadnya adalah : Panca artinya lima dan Yadnya artinya upacara persembahan suci yang tulus ikhlas kehadapan Tuhan yang dalam istilah Bali masyarakat Hindu menyebutkan Ida Sanghyang Widi Wasa.
Adapun pelaksanaan Panca Yadnya terdiri dari :
1. Dewa Yadnya, yaitu upacara persembahan suci yang tulus ikhlas kehadapan para dewa-dewa.
2. Butha Yadnya, yaitu upacara persembahan suci yang tulus ikhlas kehadapan unsur-unsur alam.
3. Manusa Yadnya, yaitu upacara persembahan suci yang tulus ikhlas kepada manusia.
4. Pitra Yadnya, yaitu upacara persembahan suci yang tulus ikhlas bagi manusia yang telah meninggal.
5. Rsi Yadnya, yaitu upacara persembahan suci yang tulus ikhlas kehadapan para orang suci umat Hindu.
Untuk lebih jelasnya mengenai pelaksanaan Panca Yadnya secara simpel dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Upacara Dewa Yadnya
Dewa asal kata dalam bahasa Sanskrit “Div” yang artinya sinar suci, jadi pengertian Dewa adalah sinar suci yang merupakan manifestasi dari Tuhan yang oleh umat Hindu di Bali menyebutnya Ida Sanghyang Widhi Wasa.
Yadnya artinya upacara persembahan suci yang tulus ikhlas.
Upacara Dewa Yadnya adalah pemujaan serta persembahan suci yang tulus ikhlas kehadapan Tuhan dan sinar-sinar suciNYA yang disebut dewa-dewi.
Adanya pemujaan kehadapan dewa-dewi atau para dewa karena beliau yang dianggap mempengaruhi dan mengatur gerak kehidupan di dunia ini.
Salah satu dari Upacara Dewa Yadnya seperti Upacara Hari Raya Saraswati yaitu upacara suci yang dilaksanakan oleh umat Hindu untuk memperingati turunnya Ilmu Pengetahuan yang dilaksanakan setiap 210 hari yaitu pada hari Sabtu, yang dalam kalender Bali disebut Saniscara Umanis uku Watugunung, pemujaan ditujukan kehadapan Tuhan sebagai sumber Ilmu Pengetahuan dan dipersonifikasikan sebagai Wanita Cantik bertangan empat memegang wina (sejenis alat musik), genitri (semacam tasbih), pustaka lontar bertuliskan sastra ilmu pengetahuan di dalam kotak kecil, serta bunga teratai yang melambangkan kesucian.
2. Upacara Bhuta Yadnya
Bhuta artinya unsur-unsur alam, sedangkan Yadnya artinya upacara persembahan suci yang tulus ikhlas.
Kata “Bhuta” sering dirangkaikan dengan kata “Kala” yang artinya “waktu” atau “energi” Bhuta Kala artinya unsur alam semesta dan kekuatannya.
Bhuta Yadnya adalah pemujaan serta persembahan suci yang tulus ikhlas ditujukan kehadapan Bhuta Kala yang tujuannya untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan Bhuta Kala dan memanfaatkan daya gunanya. Salah satu dari upacara Bhuta Yadnya adalah Upacara Tawur ke Sanga (Sembilan) menjelang Hari Raya Nyepi (Tahun Baru / Çaka / Kalender Bali).
Upacara Tawur ke Sanga (Sembilan) adalah upacara suci yang merupakan persembahan suci yang tulus ikhlas kepada Bhuta-Kala agar terjalin hubungan yang harmonis dan bisa memberikan kekuatan kepada manusia dalam kehidupan.
3. Upacara Manusa Yadnya
Manusa artinya manusia
Yadnya artinya upacara persembahan suci yang tulus ikhlas.
Upacara Manusa Yadnya adalah upacara persembahan suci yang tulus ikhlas dalam rangka pemeliharaan, pendidikan serta penyucian secara spiritual terhadap seseorang sejak terwujudnya jasmani di dalam kandungan sampai akhir kehidupan. Adapun beberapa upacara Manusa Yadnya adalah :
a. Upacara Bayi Lahir
Upacara ini merupakan cetusan rasa bahagia dan terima kasih dari kedua orang tua atas kelahiran anaknya, walaupun disadari bahwa hal tersebut akan menambah beban baginya.
Kebahagiaannya terutama disebabkan beberapa hal antara lain :
• Adanya keturunan yang diharapkan akan dapat melanjutkan tugas-tugasnya terhadap leluhur dan masyarakat.
• Hutang kepada orang tua terutama berupa kelahiran telah dapat dibayar.
b. Upacara Tutug Kambuhan, Tutug Sambutan dan Upacara Mepetik.
Upacara Tutug Kambuhan (Upacara setelah bayi berumur 42 hari), merupakan upacara suci yang bertujuan untuk penyucian terhadap si bayi dan kedua orang tuanya.
Penyucian kepada si Bayi dimohonkan di dapur, di sumur/tempat mengambil air dan di Merajan/Sanggah Kemulan (Tempat Suci Keluarga).
Upacara Tutug Sambutan (Upacara setelah bayi berumur 105 hari), adalah upacara suci yang tujuannya untuk penyucian Jiwatman dan penyucian badan si Bayi seperti yang dialami pada waktu acara Tutug Kambuhan.
Pada upacara ini nama si bayi disyahkan disertai dengan pemberian perhiasan terutama gelang, kalung/badong dan giwang/subeng, melobangi telinga.
Upacara Mepetik merupakan upacara suci yang bertujuan untuk penyucian terhadap si bayi dengan acara pengguntingan / pemotongan rambut untuk pertama kalinya.
Apabila keadaan ubun-ubun si bayi belum baik, maka rambut di bagian ubun-ubun tersebut dibiarkan menjadi jambot (jambul) dan akan digunting pada waktu upacara peringatan hari lahir yang pertama atau sesuai dengan keadaan.
Upacara Mepetik ini adalah merupakan rangkaian dari upacara Tutug Sambutan yang pelaksanaannya berupa 1 (satu) paket upacara dengan upacara Tutug Sambutan.
c. Upacara Perkawinan
Bagi Umat Hindu upacara perkawinan mempunyai tiga arti penting yaitu :
- Sebagai upacara suci yang tujuannya untuk penyucian diri kedua calon mempelai agar mendapatkan tuntunan dalam membina rumah tangga dan nantinya agar bisa mendapatkan keturunan yang baik dapat menolong meringankan derita orang tua/leluhur.
- Sebagai persaksian secara lahir bathin dari seorang pria dan seorang wanita bahwa keduanya mengikatkan diri menjadi suami-istri dan segala perbuatannya menjadi tanggung jawab bersama.
- Penentuan status kedua mempelai, walaupun pada dasarnya Umat Hindu menganut sistim patriahat (garis Bapak) tetapi dibolehkan pula untuk mengikuti sistim patrilinier (garis Ibu). Di Bali apabila kawin mengikuti sistem patrilinier (garis Ibu) disebut kawin nyeburin atau nyentana yaitu mengikuti wanita karena wanita nantinya sebagai Kepala Keluarga.
Upacara Pernikahan ini dapat dilakukan di halaman Merajan/Sanggah Kemulan ( Tempat Suci Keluarga) dengan tata upacara yaitu kedua mempelai mengelilingi Sanggah Kemulan ( Tempat Suci Keluarga ) sampai tiga kali dan dalam perjalanan mempelai perempuan membawa sok pedagangan ( keranjang tempat dagangan) yang laki memikul tegen-tegenan(barang-barang yang dipikul) dan setiap kali melewati “Kala Sepetan”(upakara sesajen yang ditaruh di tanah) kedua mempelai menyentuhkan kakinya pada serabut kelapa belah tiga.
Setelah tiga kali berkeliling, lalu berhenti kemudian mempelai laki berbelanja sedangkan mempelai perempuan menjual segala isinya yang ada pada sok pedagangan (keranjang tempat dagangan), dilanjutkan dengan merobek tikeh dadakan (tikar yang ditaruh di atas tanah), menanam pohon kunir, pohon keladi (pohon talas) serta pohon endong dibelakang sanggar pesaksi/sanggar Kemulan (Tempat Suci Keluarga) dan diakhiri dengan melewati "Pepegatan" ( Sarana Pemutusan ) yang biasanya digunakan benang didorong dengan kaki kedua mempelai sampai benang tersebut putus.
d. Upacara Pitra Yadnya (Ngaben )
Pitra artinya arwah manusia yang sudah meninggal.
Yadnya artinya upacara persembahan suci yang tulus ikhlas.
Upacara Pitra Yadnya adalah upacara persembahan suci yang tulus ikhlas dilaksanakan dengan tujuan untuk penyucian dan meralina ( kremasi) serta penghormatan terhadap orang yang telah meninggal menurut ajaran Agama Hindu.
Yang dimaksud dengan meralina (kremasi menurut Ajaran Agama Hindu) adalah merubah suatu wujud demikian rupa sehingga unsur-unsurnya kembali kepada asal semula.
Yang dimaksud dengan asal semula adalah asal manusia dari unsur pokok alam yang terdiri dari air, api, tanah, angin dan akasa.
Sebagai sarana penyucian digunakan air dan tirtha (air suci) sedangkan untuk pralina digunakan api pralina (api alat kremasi).
e. Upacara Rsi Yadnya
Rsi artinya orang suci sebagai rokhaniawan bagi masyarakat Umat Hindu di Bali.
Yadnya artinya upacara persembahan suci yang tulus ikhlas.
Upacara Resi Yadnya adalah upacara persembahan suci yang tulus ikhlas sebagai penghormatan serta pemujaan kepada para Resi yang telah memberi tuntunan hidup untuk menuju kebahagiaan lahir-bathin di dunia dan akhirat.
Demikian Upacara Panca Yadnya yang dilaksanakan oleh Umat Hindu di Bali sampai sekarang yang mana semua aktifitas kehidupan sehari-hari masyakat Hindu di Bali selalu didasari atas Yadnya baik kegiatan dibidang sosial, budaya, pendidikan, ekonomi, pertanian, keamanan dan industri semua berpedoman pada ajaran-ajaran Agama Hindu yang merupakan warisan dari para leluhur Hindu di Bali.
Agama & budaya - Halaman depan
Upacara Panca Yadnya Dalam Kehidupan Beragama - Paris Sweet Home
Akomodasi untuk liburan, sewa villa, bungalow dan rumah untuk liburan di Bali.
Paris Sweet Home © 2007. All rights reserved.
Upacara-upacara mitoni, yaitu upacara yang diselenggarakan ketika kandungan dalam usia tujuh bulan, memiliki simbol-simbol atau makna atau lambang yang dapat ditafsirkan sebagai berikut:
• Sajen tumpeng, maknanya adalah pemujaan (memule) pada arwah leluhur yang sudah tiada. Para leluhur setelah tiada bertempat tinggal di tempat yang tinggi, di gunung-gunung.
• Sajen jenang abang, jenang putih, melambangkan benih pria dan wanita yang bersatu dalam wujud bayi yang akan lahir.
• Sajen berupa sega gudangan, mengandung makna agar calon bayi selalu dalam keadaan segar.
• Cengkir gading (kelapa muda yang berwarna kuning), yang diberi gambar Kamajaya dan Dewi Ratih, mempunyai makna agar kelak kalau bayi lahir lelaki akan tampan dan mempunyai sifat luhur Kamajaya. Kalau bayi lahir perempuan akan secantik dan mempunyai sifat-sifat seluhur Dewi Ratih.
• Benang lawe atau daun kelapa muda yang disebut janur yang dipotong, maknanya adalah mematahkan segala bencana yang menghadang kelahiran bayi.
• Kain dalam tujuh motif melambangkan kebaikan yang diharapkan bagi ibu yang mengandung tujuh bulan dan bagi si anak kelak kalau sudah lahir.
• Sajen dhawet mempunyai makna agar kelak bayiyang sedang dikandung mudah kelahirannya.
• Sajen berupa telur yang nantinya dipecah mengandung makna berupa ramalan, bahwa kalau telur pecah maka bayi yang lahir perempuan, bila telur tidak pecah maka bayi yang lahir nantinya adalah laki-laki.
Tata Cara Pelaksanaan upacara Tingkepan :
1. Siraman dilakukan oleh sesepuh sebanyak tujuh orang. Bermakna mohon doa restu, supaya suci lahir dan batin.Setelah upacara siraman selesai, air kendi tujuh mata air dipergunakan untuk mencuci muka, setelah air dalam kendi habis, kendi dipecah.
2. Memasukkan telur ayam kampung ke dalam kain (sarung) calon ibu oleh suami melalui perut sampai pecah, hal ini merupakan simbul harapan supaya bayi lahir dengan lancar, tanpa suatu halangan
3. Berganti Nyamping sebanyak tujuh kali secara bergantian, disertai kain putih. Kain putih sebagai dasar pakaian pertama, yang melambangkan bahwa bayi yang akan dilahirkan adalah suci, dan mendapatkan berkah dari Tuhan YME. Diiringi dengan pertanyaan sudah “pantas apa belum”, sampai ganti enam kali dijawab oleh ibu-ibu yang hadir “belum pantas.”
Sampai yang terakhir ke tujuh kali dengan kain sederhana di jawab “pantes.”
Adapun nyamping yang dipakaikan secara urut dan bergantian berjumlah tujuh dan diakhiri dengan motif yang paling sederhana sebagai berikut:
I. Wahyu Tumurun Maknanya agar bayi yang akan lahir menjadi orang yang senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa dan selalu mendapat. Petunjuk dan perlindungan dari Nya ,
II. Sido Asih Maknanya agar bayi yang akan lahir menjadi orang yang selalu di cintai dan dikasihi oleh sesama serta mempunyai sifat belas kasih ,
III. Sidomukti Maknanya agar bayi yang akan lahir menjadi orang yang mukti wibawa, yaitu berbahagia dan disegani karena kewibawaannya. ,
IV. Truntum Maknanya agar keluhuran budi orangtuanya menurun (tumaruntum) pada sang bayi. ,
V. Sidoluhur. Maknanya agar anak menjadi orang yang sopan dan berbudi pekerti luhur. ,
VI. Parangkusumo Maknanya agar anak memiliki kecerdasan bagai tajamnya parang dan memiliki ketangkasan bagai parang yang sedang dimainkan pesilat tangguh. Diharapkan dapat mikul dhuwur mendhem jero, artinya menjunjung harkat dan martabat orang tua serta mengharumkan nama baik keluarga. ,
VII. Semen romo Maknanya agar anak memiliki rasa cinta kasih kepada sesama layaknya cinta kasih Rama dan Sinta pada rakyatnya. ,
VIII. Udan riris Maknanya agar anak dapat membuat situasi yang menyegarkan, enak dipandang, dan menyenangkan siapa saja yang bergaul dengannya. ,
IX. Cakar ayam Maknanya agar anak pandai mencari rezeki bagai ayam yang mencari makan dengan cakarnya karena rasa tanggung jawab atas kehidupan anak-anaknya, sehingga kebutuhan hidupnya tercukupi, syukur bisa kaya dan berlebihan ,
X. Grompol Maknanya semoga keluarga tetap bersatu, tidak bercerai-berai akibat ketidakharmonisan keuarga (nggrompol : berkumpul). ,
XI. Lasem Bermotif garis vertikal, bermakna semoga anak senantiasa bertakwa pada Tuhan YME. ,
XII. Dringin Bermotif garis horisontal, bermakna semoga anak dapat bergaul, bermasyarakat, dan berguna antar sesama. ,
XIII. Mori dipakai sebagai busana dasar sebelum berganti-ganti nyamping, dengan maksud bahwa segala perilaku calon ibu senantiasa dilambari dengan hati bersih.Jika suatu saat keluarga tersebut bahagia sejahtera dengan berbagai fasilitas atau kekayaan atau memiliki kedudukan maka hatinya tetap bersih tidak sombong atau congkak, serta senantiasa bertakwa kepada Tuhan YME.
4. Pemutusan Lawe atau janur kuning yang dilingkarkan di perut calon ibu, dilakukan calon ayah menggunakan keris Brojol yang ujungnya diberi rempah kunir, dengan maksud agar bayi dalam kandungan akan lahir dengan mudah.
5. Calon nenek dari pihak calon ibu, menggendong kelapa gading dengan ditemani oleh ibu besan. Sebelumnya kelapa gading diteroboskan dari atas ke dalam kain yang dipakai calon ibu lewat perut, terus ke bawah, diterima (ditampani) oleh calon nenek, maknanya agar bayi dapat lahir dengan mudah, tanpa kesulitan.
Calon ayah memecah kelapa, dengan memilih salah satu kelapa gading yang sudah digambari Kamajaya dan Kamaratih atau Harjuna dan Wara Sembodro atau Srikandi.
6. Upacara memilih nasi kuning yang diletak di dalam takir sang suami. Setelah itu dilanjutkan dengan upacara jual dawet dan rujak, pembayaran dengan pecahan genting (kreweng), yang dibentuk bulat, seolah-olah seperti uang logam. Hasil penjualan dikumpulkan dalam kuali yang terbuat dari tanah liat. Kwali yang berisi uang kreweng dipecah di depan pintu. Maknanya agar anak yang dilahirkan banyak mendapat rejeki, dapat menghidupi keluarganya dan banyak amal.
BANYAK orang bercerita tentang keluarga di koran maupun di televisi. Mereka menampilkan sisi baiknya saja. Padahal, di dalam keluarga ada sisi baik dan buruk. Ada lima hal yang harus dilakukan untuk mengatasi sisi buruk demi mewujudkan keluarga bahagia.
Pertama, jangan pernah marah terhadap istri atau suami.
Pesan-pesan Kebenaran Sejati
Tumbuhkan cinta kasih kepada istri atau suami sehingga timbul rasa saling menyayangi dan mencintai. Keluarga bahagia merupakan cerminan hidup bagi anak keturunannya kelak.
Kedua, jauhkan pikiran perkataan dan perbuatan yang selalu memandang keburukan suami atau istri. Pandanglah selalu kebaikan-kebaikan yang ada sehingga dengan sendirinya keluarga itu memiliki cinta kasih yang besar. Ketiga, jangan mengutamakan nafsu apalagi sampai melakukan perselingkuhan.
Kita harus menyadari kita memiliki kekurangan dan kelebihan. Dengan menyadari hal ini, kita lengkapi keluarga bahagia ini dengan saling menghargai dan menghormati. Kita akan menemukan arti kebahagiaan itu sendiri.
Kelima, kita berpegang teguh pada ajaran sesuai kepercayaan masing-masing. Dengan demikian, keluarga itu memiliki pegangan hidup melangkah yang lebih baik dari kehidupan sebelumnya.
Seyogianya kita saling menyayangi, mencintai dalam keluarga. Maka keseimbangan batin jasmani dan rohani dapat tercapai.
Seorang istri yang mulia bersujud dan berbakti pada suami.
Seorang suami menyayangi dan menghormati istrinya sehingga timbul rasa kasih sayang yang besar saling mengasihi dan melengkapi yang dilihat oleh anak-anaknya. Maka si anak akan berkata itulah cermin orangtua yang harus saya hormati, sujud, bakti, dan menjadi idola.
Rahasia istri yang sujud dan bakti terhadap suami adalah dari telapak kakinya mengalirkan sinar surga bagi suami dan anak-anaknya. Rahasia suami, dari ubun-ubunnya mengalirkan kemuliaan pada istri dan anak-anaknya.
Keluarga bahagia adalah istri dan suami menyatu dan saling memberi kasih sayang mengalirkan sinar surga dan kemuliaan mengalir pada anak keturunannya.
Anak akan menjadi murid besar dan sukses dan tidak kekurangan apa pun dalam dunia baik jasmani dan rohani.
Jagalah keluarga bahagia ini agar kita selalu mendapatkan restu, kesehatan, kesucian, dan kesejahteraan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Bersama:
I Putu Ngurah Ardika, S.Sn.
Guru Spiritual Kundalini
1. Arja: SITI MARKONAH
Ringkasan ceritra I: Di Pesraman Wilwatikta belajar beberapa orang murid. Diantaranya adalah Siti Asiah dari Madura dan Rahaden Datuk Raja Dibumi dari Minangkabau. Karena sering belajar bersama-sama mereka akhirnya pacaran.
Siti asiah merasa kesepian karena lama Rahaden Datuk Raja Dibumi tidak datang. Tidak lama kemudian Rahaden Datuk Raja Dibumi datang. Siti Asiah cemburu karena Rahaden Datuh Raja Dubumi baru datang. Mereka akhirnya saling sindir.
Dikisahkan di Madura Pura Limbur Membicarakan tentang kemakmuran kerajaannya. Beliau juga mengatakan bahwa Siti Markonah adalah anak kandungnya sedangkan Siti Asiah adalah anak tirinya. Tetapi oleh beliau keduanya dianggap anak kandungnya.
Limbur mengatakan kepada Siti Markonah Bahwa ada seorang perjaka yang meminangnya. Karena yang meminang adalah sederajat Siti Markonahpun memenuhi pinangan tersebut. Kemudian dilakukan persiapan penyambutan calon pengantin pria.
Di Minangkabau Rahaden Datuk Raja Dilangit diperintahkan untuk meminang putri dari Madura. Melihat foto yang cantik bagaikan bidadari, Rahaden Datuk Raja Dilangitpun berangkat ke Madura.
Rahaden Datuk Raja Dilangit sudah sampai di madura Pura. Alangkah terkejutnya beliau baru melihat pengantin putrinya. Diluar dugaan, pengantin putri sangatlah jelek rupanya. Karena tidak ada niat untuk mengawininya maka Rahaden Datuk Raja Dulangit pergi meninggalkan pengantin putri. Di tengah perjalanan beliau bertemu dengan Siti Asiah yang persis seperti foto yang akan dilamar. Maka dari itu beliau memaksa Siti Asiah untuk dibawa pulang ke Minangkabau. Rahaden Datuk Raja Dibumi segera datang menolong Siti Asiah dan mengakui bahwa Siti asiah adalah pacarnya demikian juga dengan Siti Asiah, dia juga mengakui bahwa Rahaden Datuk Raja Dibumi adalah pacarnya. Maka dengan restu Limbur dan Raja Tua merekapun akhirnya melangsungkan pernikahan.
2. Arja: WIJAYA SANTA
Pada bagian yang pertama ini diceritakan Prabu Jenggala permaisuri Diah Pranawati yang juga merangkap sebagai pengusa Kerajaan Jenggala merasa cemas dengan kepergian suaminya yakni Panji Surengrana. Yang pada mulanya mengatakan bahwa kepergiannya adalah untuk bertapa ke hutan. Setelah kian lama pergi Prabu Surengrana belum juga kembali ke negeri Jenggala. Suatu saat Putra Mahkota yakni Rahaden Wijaya Santa datang menghadap ke Ibunya yakni Diah Pranawati menanyakan tentang ayahnya. Karena beliau sama sekali tidak mengetahui siapa ayahnya yang sebenarnya. Dengan perasaan maspur Dewi Pranawati menceritakan bahwa ayahnya adalah seorang Raja yang bernama Panji Surengrana dan sekarang telah kawin dengan Putri Kerajaan Pejarakan. Nah bagaimana selanjutnya usaha Rahaden Wijaya Santa mencari ayahnya mari kita saksikan bersama-sama. Pada bagian kedua ini Rahaden Wijaya Santa dalam kehadaan bahagia karena keinginannya selalu dipenuhi oleh ibunya yakni Diah Pranawati. Semakin Dewasa Rahaden Wijaya Santa berkeinginan mengetahui asal usulnya. Pada suatu saat Diah Pranawati merasa terdesak oleh pertanyaan Wijaya Santa. Karena dia ingin mengetahui dan bertemu dengan ayahnya. Dengan terpaksa Diah Pranawati menceritakan bahwa ayhnya bernama Raja Surengsana. Telah lama meninggalkan istana untuk bertapa ke hutan. Wijaya Santa kemudian mohon kepada ibunya agar diijinkan mencari ayahnya. Nah bagaimana selanjutnya perjalanan Rahaden Wijaya Santa mencari ayahnya.
Pada bagian ketiga ini Prabu Surengrana meninggalkan Jenggala untuk bertapa di hutan. Namun dalam perjalanan hatinya tertambat oleh Putri Raja Pejarakan yakni Diah Anggrek Ulan. Selama Prabu Surengrana berada di pejarakan diah Anggrek Ulan selalu merasa gembira dan rakyatpun merasa bahagia. Namun ketenangan suasana di pejarakan suatu ketika terusik oleh Wijaya Santa yang mengaku sebagai putra Prabu Surengrana. Prabu Surengrana kaget dan langsung mengusut Wijaya Santa. Setelah Wijaya Santa memperlihatkan sebentuk cincin teringatlah Prabu Surengrana pada masa lalunya bersama Galuh di Jenggala. Nah pemirsa apakah Prabu Surengrana mau mengakui Wijaya Santa sebagai putranya. Mari kita saksikan bersama. Pada bagian yang ketiga kita telah saksikan Bahwa Prabu Surengrana mengakui Wijaya Santa adalah putranya. Hal ini menimbulkan kemarahan Liku yang kemudian berusaha menyingkirkan Wijaya Santa. Selanjutnya pada bagian terakhir ini dikisahkan dengan akal licik Liku berhasil membunuh Wijaya Santa. Ibu Wijaya Santa yakni Galuh selalu gelisah karena sudah Laman Wijaya Santa pergi mencari ayahnya. Dan sampai kini belum juga kembali. Akhirnya Galuh memutuskan untuk mencari Wijaya Santa. Dalam perjalanan di hutan Galuh menemui Wijaya Santa telah menjadi mayat. Kemudian dengan fisik galuh mohon kepada Hyang Maha Kuasa agar Wijaya Santa dihidupkan kembali. Permohonan Galuh terkabul. Dan mereka melanjutkan perjalanan mencari Prabu Surengrana ke Pejarakan.
3. Arja: GALUH NGAJANG SEBUN
Dikisahkan pada babak pertama di Kerajaan Jenggala Rahaden Kusumadewa mempunyai dua orang istri yaitu Diah Pradnyawati dan Diah Ratnaning Juwita. Ibu dari Rahaden Kusumadewa merasa sangat senang karena Rahaden Kusumadewa selain tentram dengan istrinya beliau juga pintar memerintah kerajaan Jenggala. Tetapi sangat disayangkan bertahun-tahun Rahaden Kusumadewa sudah memiliki istri sampai saat ini belum mempunyai anak. Nah demikianlah ringkasan ceritra dari Arja Galuh Ngajang Sebun. Untuk lebih jelasnya mari kita ikuti Arja berikut ini.
Dikisahkan pada babak kedua di kerajaan Jenggala Kedua istri dari Rahaden Kusumadewa sangat bahagia dan mereka selalu bersama-sama. Kemudian kedua istri beliau menghadan kepada Rahaden Kusumadewa. Setelah bertemu mereka akhirnya memadu kasih. Pada saat mereka memadu kasih tiba-tiba datanglah Ibu dari Rahaden Kusumadewa. Rahaden Kusumadewa kaget dan sangat malu karena tanpa sepengetahuan beliau ibunya datang. Tetapi ibu beliau merasa sangat senang melihat Rahaden Kusumadewa bahagia bersama istri beliau. Pada saat itu ibu Rahaden Kusumadewa meminta agar beliau segera dibuatkan cucu. Nah demikianlah ringkasan ceritra yang dapat saya ungkapkan. Kelanjutanya mari kita ikuti lanjutan arja berikut ini.
Dikisahkan pada babak ketiga di Kerajaan Jenggala R.Kusumadewa yang sedang memadu kasih dengan kedua istrinya didatangi oleh ibunya. Ibu dari R.Kusumadewa sangat senang melihat putranya bahagia dengan kedua istrinya. Ibu dari R.Kusumadewa meminta agar segera dibuatkan cucu. Karena demikian Diah Juwita mulai sekarang membuat peraturan yaitu agar secara bergantian tidur dengan suami mereka agar suami mereka tidak kewalahan. Yang pertama dikasi kesempatan tidur dengan R.Kusumadewa adalah Diah Pradnyawati. Diah Juwita menungguh selama tiga hari. Belum ada tiga hari Diah Juwita sudah tidak sabar. Timbulah niat buruk dari Diah Juwita. Diah Pradnyawati dipindahkan dan ditaruh di halaman. Kemudian Diah Juwita menggantikannya di tempat tidur. Diah Pradnyawati terbangun dan terkejut karena beliau berada di halaman. Diah Pradnyawati menjerit minta tolong. Datanglah Condong, Penasar, dan Kartala. Diah Pradnyawati menyuruh Kartala untuk melihat siapa yang tidur bersama R.Kusumadewa. Setelah diperiksa ternyata R.Kusumadewa tidur dengan Diah Juwita. Penasar dan kartala kemudian meminta ijin Diah Pradnyawati untuk menaruh Diah Juwita di kandang babi. Diah Pradnyawaati mengijinkan penasar dan Kartala untuk menaruh Diah Juwita di kandang babi. Kemudian Diah Pradnyawati lagi tidur bersama R.Kusumadewa. Di pagi harinya Diah Juwita terbangun dan terkejut karena beliau berada di kandang ayam. Kemudian Diah juwita murka dan beliau pulang ke Pejarakan untuk mengadu hal tersebut kepada ayah beliau. Sesampainya Diah Juwita di Pejarakan beliau menangis dan mengadu kejadian tersebut. Ayah beliau murka dan segera memberi guna-guna kepada Diah Juwita. Kemudian Diah Juwita disuruh kembali ke Jenggala. Nah demikianlah sedikit ringkasan cerita yang dapat kami kemukakan dan kelanjutanya mari kita ikuti arja berikut ini.
Pada babak yang terakhir dikisahkan setelah Diah Juwita diisi guna-guna oleh ayahnya beliau kemudian menunggu di luar kamar suaminya. Diah juwita bernyanyi-nyanyi seperti anak kecil. R.Kusumadewa keluar dari kamarnya dan terkejut karena Diah Juwita semakin cantik saja. R.Kusumadewa kemudian merayu Diah Juwita. Diah Juwita tidak mau Dirayu oleh R.Kusumadewa jika Diah Pradnyawati masih berada di antara mereka. Diah Juwita menyuruh R.Kusumadewa untuk mengusir Diah Pradnyawati. Tanpa berpikir panjang R.Kusumadewa kemudian mengusir Diah Pradnyawati. Diah Pranyawati mengembara tak tentu tujuannya. Di tengah hutan Diah Pradnyawati menemukan jurang. Diah Pradnyawati bermaksud menceburkan dirinya ke dalam jurang tersebut tetapi tiba-tiba ada suara terdengar. Suara tersebut tidak lain adalah suara Betara Ciwa. Betara Ciwa melarang Diah Pradnyawati menceburkan dirinya ke dalam jurang tersebut. Betara Ciwa kemudian menyuruh Diah Pradnyawati untuk kembali saja ke Jenggala. Dengan Bantuan Betara Ciwa pasti suami Beliau akan menerima Beliau kembali. Kemudian kembalilah Diah Pradnyawati ke Jenggala. Sesampainya Diah Pradnyawati di Jenggala beliau di sambut oleh suaminya. Diah Juwita akhirnya diusir dan dikembalikan ke Pejarakan. Nah demikianlah ringkasan cerita dari Arja Galuh ngajang sebun. Untuk kelanjutanya mari kita ikuti arja berikut ini.
4. Arja: BELA PRAMA SATYA
Pada babak pertama diceritakan di Deha Pura ada seorang putri yang sangat cantik, arip dan bijaksana dan dikagumi oleh masyarakat. Beliau bernama Diah Citra Ratni dan sudah mempunyai pacar Rahaden Jaya Semara dari Jenggala. Tetapi beliau sudah lama menginap di Deha karena sebentar lagi Diah Citra Ratni akan dipinangnya. Dilain pihak diceritakan Prabu Metaum Pura mempunyai dua orang anak. Dimana kedua anaknya tersebut sangat cerewet sekali. Mereka tiada lain adalah Liku dan Mantri Buduh. Prabu Metaum sangat menyesal tetapi apa boleh buat karena ha itu sudah menjadi suratan. Nah bagaimana ceritanya marilah kita ikuti bersama.
Pada babak kedua ini diceritakan dimana Liku yang tingkah lakunya seperti orang gila sangat merepotkan Made Rai dan Ibunya. Pada suatu ketika Ibunya terkejut mendengar permintaan Liku yang menginginkan Prabu Jenggala. Karena Ibunya sendiri sudah tahu bahwa Prabu Jenggala sudah mempunyai istri. Tetapi Liku tetap menuntut agar Ibunya bisa mencarikan Prabu Jenggala sebagai suaminya. Dibagian lain diceritakan di Jenggala Pura memerintah seorang Raja yang tiada lain adalah Raden Jaya Semara. Beliau sangat disegani oleh rakyatnya oleh karena dalam memimpin kerajaan beliau sangat bijaksana, adil dan berwibawa. Pada babak yang ketiga dikisahkan Jaya Semara yang telah lama tinggal di Deha berkeinginan pulang ke Jenggala. Demikian pula dalam pemikiran Diah Citra Ratni agar Jaya Semara segera pulang. Jaya Semarapun mau pulang asalkan bersama dengan Diah Citra Ratni yang nantinya akan dijadikan permaisuri. Nah ketika hari baik telah tiba merekapun berangkat pulang dari Deha Menuju Jenggala. Dibagian lain diceritakan tentang keberhasilan Prabu Metaum memerintah di Metaum Pura.
Pada babak yang keempat ini diceritakan putra dan putri Metaum ngamuk-ngamuk karena tidak diperbolehkan untuk menjalankan niatnya. Ibunya merasa kewalahan melayani anak-anaknya. Tapi pada akhirnya Ibunyapun menyetujui karena tidak ada pilihan lain kecuali menuruti keinginan anaknya. Sebab kalau tidak dituruti maka anak-anaknya mengancam akan bunuh diri. Maka diberilah anak-anaknya itu guna-guna agar Jaya Semara dan Diah Citra Ratni bisa didapatkan. Maka pergilah kedua putranya itu Mantri Buduh dan liku ke tengah hutan untuk mencegat perjalanan Prabu Jenggala bersama Diah Citra Ratni. Nah disinilah Jaya Semara bersama Diah Citra Ratni dikenai guna-guna sesirep oleh Mantri Buduh dan Liku, yang mengakibatkan mereka merasa ngantuk dan akhirnya tidur. Setelah tidur lelap maka Diah Citra Ratni diambil oleh Mantri Buduh dan Jaya Semara menjadi tergila-gila sama Liku.
Pada babak yang kelima ini dikisahkan Prabu Jenggala yang membawa calon istrinya yaitu liku akan melangsungkan pernikahan. Beliau akan mengadakan hiburan semalam suntuk dalam acara pernikahan tersebut. Dilain pihak diceritakan Diah Citra Ratni yang dibawa Mantri Buduh sempat meloloskan diri dan pergi ke Jenggala dengan menyamar menjadi pregina. Di Jenggala Diah Citra Ratni disambut sebagai seorang pregina dan langsung saja dia bercerita tentang Diah Drupadi. Liku sangat senang mendengar cerita Diah Citra Ratni. Kemudian Liku menyuruh menari tetapi Diah Citra Ratni tidak mempunyai gelungan. Oleh karena gelungan Diah Citra Ratni yang sebenarnya telah dicuri oleh Liku pada waktu ketiduran ditengah hutan. Karena Liku sangat berkeinginan untuk menyaksikan tarian Diah Citra Ratni maka Liku merelakan gelungan yang dicurinya itu yang merupakan milik Diah Citra Ratni dipinjam oleh Diah Citra Ratni. Setelah Diah Citra Ratni memakai gelungan maka Jaya Semara menjadi teringat akan calon istrinya yang asli. Jaya Semara kemudian merangkul Diah Citra Ratni. Disanalah terungkap perbuatan jahat Liku. Jaya Semara menjadi marah dan langsung menyuruh abdinya untuk memulangkan Liku kerumahnya. Dengan demikian berakhirlah cerita arja Bela Prama Satya ini.
5. Arja: BASUR
Pada babak yang pertama dikisahkan di Banjaran Santun ada seseorang yang terkenal sakti mandra guna yang bernama I Gede Basur. I Gede Basur mempunyai seorang putra yang bernama I Wayan Tigaron. I Wayan Tigaron meminta agar ayahnya I Gede Basur meminang Ni Sukasti untuk dijadikan istri. I Gede basur sangat senang sekali disuruh meminang Ni Sukasti apa lagi nanti bisa menjadi menantunya. Karena Ni Sukasti cantik, manis, pintar, menarik, pokoknya segalanya ada padanya. Demikianlah ringkasan cerita yang dapat kami kemukakan. Untuk kisah selanjutnya mari kita ikuti arja berikut ini.
Pada babak yang kedua dikisahkan Di Banjaran Sari hiduplah seorang pemuda bernama I Wayan Tirta, ayahnya bernama I Made Tanu. I Made Tanu menginginkan agar I Wayan Tirta segera mencari istri tetapi I Wayan Tirta belum ada niat untuk mencari istri. I Made Tanu terus mendesak anaknya agar mencari istri. Karena terus didesak maka I Wayan Tirta mau mencari istri. I Wayan Tirta kemudian menunjukkan bahwa perempuan yang harus dilamar oleh ayahnya adalah Ni Sukasti. Dengan segera I Made Tanu berangkat untuk melamar Ni Sukasti. Di rumah Ni Sukasti I Nyoman Karang Ayah dari Sukasti sedang menerima tamu yang bernama I Gede Basur.
Pada babak yang ketiga dikisahkan di rumah Sukasti I Nyoman Karang sedang menerima dua lamaran yaitu dari I Made Tanu untuk putranya yang bernama I Wayan Tirta, dan I Gede Basur untuk I Wayan Tigaron. I Nyoman Karang menjadi bingung, kemudian menyuruh Ni Sukasti untuk memilih salah satu diantara mereka. Ni Sukasti kemudian memilih I Wayan Tirta untuk menjadi suaminya. I Gede Basur menjadi marah kemudian pulang tanpa permisi. I Gede Basur kemudian mengundang para raksasa untuk menyakiti Ni Sukasti.
Pada babak yang keempat dikisahkan I Gede Basur yang marah karena lamarannya ditolak oleh Ni Sukasti kemudian mengundang para liak untuk menyakiti Ni Sukasti. Di rumah Sukasti semua menjadi panik karena tiba-tiba Ni Sukati tertimpa sakit keras. I Made Tanu dan I Kartala kemudian mencari Balian yang bisa mengobati sakit Ni Sukasti. Di tengah perjalanan mereka bertemu dengan Kaki Balian. Kemudian Kaki balianlah yang menolong Ni Sukasti.
6. Arja: WISIA BUANA
Pada babak yang pertama diceritakan dikerajaan Merta Pura Diah Puspawati telah lama ditinggal oleh Raden Pranajaya ke tengah hutan untuk bersemadi dengan harapan supaya dianudrahi oleh tuhan seorang putra yang baik. Namun setelah bertahun-tahun Raden Pranajaya tidak kunjung datang dari semadinya. Diah Puspasari gelisah. Karena tidak tahan akan kegelisahannya maka dia memutuskan untuk menghadap Ibu mertuanya bersama Ni Condong. Di lain pihak dikisahkan Ibu mertuanya sangat sayang padanya. Juga Ibu mertuanya merasa kangen akan kepergian anaknya ke tengah hutan yang lama sekali tidak datang-datang. Begitu juga dia merasa kecewa karena mengingat Diah Puspasari baru melaksanakan perkawinan sudah ditinggal begitu lama ke tengah hutan. Setibanya Diah Puspasari di puri dia langsung menyampaikan permasalahannya kepada Ibu mertuanya.
Pada babak kedua ini diceritakan Prabu Merta Pura merelakan menantunya Diah Puspasari untuk melacak jejak suaminya Raden Semarajaya ke tengah hutan. Namun dalam perjalanannya itu Diah Puspasari diberi bekal berupa Keris pajenengan Puri Merta Pura untuk menangkal segala bahaya yang mungkin menimpanya. Nah dengan berbekalan keris itu lalu Diah Puspasari berangkat ke tengah hutan dengan maksud mencari suaminya. Di lain pihak diceritakan Raden Semarajaya yang sedang kena guna-guna di tengah hutan merasa sangat senang sekali mempunyai istri Diah Ulasari dan mereka merasa tidak kekurangan suatu apapun semanjak berada di tengah hutan di Puri Naga Pura bersama Penasar dan Kartala. Namun dalam hatinya Kartala dan Penasar merasa sangat menderita dan sangat sedih karena mereka tahu bahwa Diah Ulasari itu sangat jelek. Mereka masih senang waktu mereka berada di Puri Merta Pura. Hal itu dapat dibaca oleh Semarajaya, lalu dia marah karena ulah parekannya berdua. Tetai tidak disangka akhirnya istrinya kedengaran ribut-ribut memanggilnya.
Pada babak ketiga ini dikisahkan Pranajaya yang sudah kena guna-guna sangat tergila-gila dengan Ulawati di kerajaan Naga Pura. Mereka bersenang-senang di taman saling bersuka cita. Namun sedang asiknya mereka didatangi oleh dua orang perempuan yang tiada lain adalah istrinya yang dari kerajaan Merta Pura yaitu Diah Puspasari bersama Ni Condong. Namun terhadap dua orang tamu itu Diah Ulawati yang disuruh melihatnya. Disana terjadi tanya jawab yang pada akhirnya menyebabkan Ulawati marah karena tamunya mengaku adalah istri dari Pranajaya. Ulawati tidak percaya sampai-sampai dia memaki tamunya itu. Karena dia tidak puas maka dipanggilah Pranajaya untuk menyelesaikan masalahnya. Akhirnya diputuskan untuk membunuh Diah Puspasari. Tapi keinginan Ulawati tidak bisa terpenuhi karena Pranajaya tidak berhasil membunuh Diah Puspasari. Itu semua disebabkan karena Diah Puspasari sudah membawa Keris kerajaan Merta Pura yang sangat sakti.
Pada babak keempat dikisahkan dengan berbekal keris Puri Merta Pura Diah Puspasari berhasil melumpuhkan guna-guna Ulawati yang meresap di tubuh Pranajaya. Akhirnya Pranajaya menjadi sadar bahwa dirinya diguna-guna oleh Ulawati. Dengan sadarnya dan ingat kepada istrinya serta Puri Merta Pura maka Pranajaya sangat marah dengan Ulawati. Ulawati di ikat dan ditinggal menuju Puri Merta Pura.
TOPENG
1. Topeng: DALEM SIDHA KARYA
Dikisahkan di Bali memerintahlah seorang Raja yang bernama Dalem Waturenggong. Dalem Waturenggong mengadakan upacara di Besakih yang bernama Upacara Nangluk Merana. Upacara tersebut tidak berjalan dengan lancar karena itik yang tadinya dibeli tiba-tiba mati, kelapa yang ratusan jumlahnya tiba-tiba kosong tidak ada isinya dan lain sebagainya. Kemudian Dalem Waturenggong bersemedi di Besakih untuk mengetahui apa gerangan penyebabnya. Dalem Waturenggong mendapatkan pawisik dari Tuhan yaitu yang menyebabkan terhambatnya upacara tersebut adalah Brahmana dari Keling. Yang pernah diusir oleh rakyat karena mengaku bersaudara dengan Dalem Waturenggong. Brahmana tersebut kemudian memastu semua sarana upacara agar tidak bisa dipergunakan. Yang mana hal tersebut tidak diketahui oleh beliau. Beliau segera memerintahkan utusan untuk mencari Brahmana dari Keling tersebut. Dalem Waturenggong memohon kepada Brahmana agar mencabut pemastu yang pernah diucapkan agar semua sarana upacara bisa dipergunakan lagi. Brahmana tersebutpun mau mencabut pemastunya dengan syarat dia diakui sebagai saudara oleh Dalem Ketut Kepakisan. Dalem Ketut Kepakisan memenuhi permintaan Brahmana tersebut. Karena Brahmana tersebut akhirnya upacara bisa berjalan sebagai mestinya maka Brahmana tersebut dinamakan Dalem Sida Karya oleh Dalem Waturenggong.
2. Topeng: SRI AJI TAKIPATI
Dikisahkan Raja Sri Aji Taki Pati dari kerajaan Medang Kemulan melaksanakan upacara Dewa Yadnya untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam pelaksanaan upacara datang seekor kidang menghancurkan perlengkapan upacara. Melihat hal ini Raja sangat kecewa dan belau kemudian mohon pertimbangan seorang Pendeta. Pendeta mengatakan hal itu terjadi karena Raja tidak melengkapi upacara dengan pertunjukan Wayang Gedog dan Topeng Sida Karya.
3. Topeng: IJOH GADING
Di Puri Belambang berkuasalah seorang raja yang bernama I Gusti Ngurah Putu Tarpa dengan adiknya yang bernama I Gusti Ngurah Made Yasa. Beliau akan mengadakan upacara Meliga atau ngeluwer. Sebelum upacara dilanjutkan mereka mengadakan pertimbangan dulu ke rumah kakeknya di Menguwi. Maksud I Gusti Ngurah Tarpa dengan adiknya untuk mengadakan upacara tersebut disambut baik oleh kakeknya yang berada di Menguwi. Demikianlah akhirnya upacara dilakukan. Tetapi dalam melaksanakan upacara tersebut I Gusti Ngurah Putu Tarpa mengalami hambatan karena rakyatnya membuat lauk pauk dengan daging Naga Ijoh Gading. Arwah Naga Ijoh Gading balas dendam pada I Gusti Ngurah Putu Tarpa dengan menghambat jalannya upacara. Lama upacara tersebut tidak bisa berlangsung, kemudian roh Naga Ijoh Gading menampakkan diri dan memberikan petuah kepada I Gsuti Ngruah Putu Tarpa. Jagat Berambang kemudian hanyut, daerahnya menjadi suangai yang dinamakan sungai Ijoh gading.
4. Topeng: DALEM DUKUT
Pada babak yang pertama dikisahkan I Gusti Ngurah Jelantik adalah Patih dari Betara Dalem. Beliau mempunyai seorang istri yang sangat cantik. Semenjak beliau menjadi patih disana, masyarakat tentran, dan sejahtera. Oleh karena itu beliau sangat disayang oleh Ida Batara Dalem. Nah pada suatu hari beliau di utus oleh Batara Dalem untuk menyelidiki keadaan disana. Nah bagaimana cerita selanjutnya mari kita ikuti babak yang kedua.
Pada babak yang kedua dikisahkan I Gusti Ngurah Jelantik Sedang mempersiapkan pasukan untuk menggempur ke Nusa yaitu kepada Dalem Dukut. Setelah sampai di Nusa I Gusti Ngurah Jelantik disambut dengan rahah oleh Dalem Dukut, di suguhkan
makanan dan minuman. I Gusti Ngurah Jelantikpun menikmati hidangan yang disuguhkan oleh Dalem Dukut. Selesai makan mereka pun berperang. Tetapi sayang Dalem Dukut tidak bisa dilukai oleh senjata. Sentaja I Gusti Ngurah Jelantik dipatah-patahkan oleh I Dalem Dukut. Gusti Ngurah Jelantik merasa sedih karena maut sudah di depan mata. Tetapi tidak disangka istri beliau yang ikut kesana membawa senjata. Senjata itu terbuat dari kayu, dan rupanya tidak begitu enak untuk dilihat. Senjata itu dicoba untuk membunuh Dalem Dukut. Sungguh aneh dan mengherankan senjata yang terbuat dari kayu bisa menembus dada Dalem Dukut.
5. Topeng: GARBA JATA
Pada babak yang pertama dikisahkan di jagat Taman Bali Garbajata merasa sedih karena sejak kecil sampai sekarang dia belum tahu siapa sebenarnya ayah kandungnya. Kemudian beliau pergi menemui ibunya yang bernama Ida Ayu Mas.
Pada babak yang kedua dikisahkan perjalanan Garbajata ke hutan untuk mencari ayahnya. Tetapi sayang sudah sekian lama berjalan menelusuri hutan belum juga ditemukan ayah beliau. Tiba-tiba ada suara dari angkasa yang manyetakan bahwa ayahnya telah tiada. Suara itu tiada lain adalah suara ayahnya. Garbajata kemudian disuruh pulang menemui ibunya dan sekalian menjadi Raja di Taman Bali.
WAYANG KULIT
1. Wayang Kulit: ANGGADA DUTA
Diceritakan Dewi Sita istrinya Rama telah dilarikan ke Alengka oleh Rahwana dan akan dijadikan istrinya. Rama kemudian mengutus Anggada sebagau duta ke Alengka untuk mengetahui keberadaan istrinya Rama. Sampai di Alengka Anggada dihadang oleh pasukan Rahwana. Terjadilah pertempuran di Alengka dan Anggada berhasil membawa mahkota dari Rahwana sebagai tanda kepada Rama bahwa dia telah bertempur di Alengka. Mendengar laporan Anggada kemudian Rama menjadi marah dan menugaskan Anggada agar kembali membawa pasukan yang jumlahnya besar untuk memerangi Alengka. Akhirnya Alengka menjadi kewalahan menghadapi pasukan kera dari Rama.
2. Wayang Kulit: LAHIRNYA SANG HYANG BUDHA
Diceritakan Istri Bagawan Wraspati yaitu Dewitara dilarikan oleh Sang Hyang Soma yaitu cucu dari Sang Hyang Brahma. Bagawan Wraspati sangat sedih karena dia sangat mencintai istrinya. Dan segera dia melapor kepada Sang Hyang Saka. Disarankan oleh Sang Hyang Saka agar mencarinya sampai dapat. Setelah Bagawan Wraspati dan Sang Hyang Soma saling bertemu dan keduanya tidak ada yang mau kalah. Akhirnya terjadilah pertempuran sehingga turunlah para Dewata untuk melerainya. Akhirnya Dewitara dikembalikan kepada Bagawan Wraspati dan sudah mempunyai anak yang bernama Sang Hyang Budha. Sang Hyang Budha adalah lahir dari perkawinan Dewitara Dengan Bagawan Wraspati dan Sang Hyang Soma.
3 Wayang Kulit: PAMIJILAN GANA
Dikisahkan istri Batara Siwa yakni Batari Giri Putri ingin mempunyai anak. Untuk memenuhi keinginan istrinya Batara Siwa membuat boneka dari kain. Boneka tersebut seketika hidup setelah diberi susu oleh Batari Giri Putri. Saat Batari Giri Putri menyerahkan anak tersebut kepada Batara Siwa kepalanya tiba-tiba jatuh dan tidak bisa disatukan kembali. Batari Giri Putri mohon kepada Batara Siwa agar anaknya bisa berkepala kembali. Pamirsa bagaimana kisah ceritra selengkapnya mari kita saksikan bersama.
DERAMATARI
1. Deramatari Calonarang: KAUTUS RARUNG
Pada babak yang pertama dikisahkan di kerajaan Dirah memerintahlah seorang janda yang mempunyai ilmu hitam yang bernama Walu Nateng Dirah. Beliau mempunyai seorang putri yang bernama Diah Ratna Mengali yang sudah dipersunting oleh Raja Erlangga.
Pada babak yang kedua dikisahkan di kerajaan Erlangga Raja mengutus Patih Madri untuk mengembalikan Diah Ratna Mengali ke kerajaan Dirah oleh karena Ratna Mengali diperkirakan bisa ilmu hitam oleh rakyat Erlangga. Dengan keberanian dan kesaktiannya Patih Madri kemudian mengantar Ratna Mengali pulang ke Dirah.
Pada babak yang ketiga dikisahkan Walu Nateng Dirah menjadi sangat marah karena merasa dihina oleh Raja Erlangga. Walu Nateng Dirah kemudian mengutus I Rarung serta para sisyanya untuk membunuh Patih Madri sekaligus memporak porandakan kerajaan Erlangga. Erlangga menjadi hancur lebur oleh kesaktian Walu Nateng Dirah.
2. Deramatari Calonarang: RATNA MENGALI KATUNDUNG
Pada babak yang pertama dikisahkan di kerajaan Dirah memerintahlah seorang janda yang mempunyai ilmu hitam yang bernama Walu Nateng Dirah. Beliau mempunyai seorang putri yang bernama Diah Ratna Mengali yang sudah dipersunting oleh Raja Erlangga.
Pada babak yang kedua dikisahkan di kerajaan Erlangga Raja mengutus Patih Madri untuk mengembalikan Diah Ratna Mengali ke kerajaan Dirah oleh karena Ratna Mengali diperkirakan bisa ilmu hitam oleh rakyat Erlangga. Dengan keberanian dan kesaktiannya Patih Madri kemudian mengantar Ratna Mengali pulang ke Dirah.
Pada babak yang ketiga dikisahkan Walu Nateng Dirah menjadi sangat marah karena merasa dihina oleh Raja Erlangga. Walu Nateng Dirah kemudian mengutus I Rarung serta para sisyanya untuk membunuh Patih Madri sekaligus memporak porandakan kerajaan Erlangga. Erlangga menjadi hancur lebur oleh kesaktian Walu Nateng Dirah.
3. Deramatari Calonarang: RATNA MENGALI KATUNDUNG
Pada babak yang pertama dikisahkan di kerajaan Dirah memerintahlah seorang janda yang mempunyai ilmu hitam yang bernama Walu Nateng Dirah. Beliau mempunyai seorang putri yang bernama Diah Ratna Mengali yang sudah dipersunting oleh Raja Erlangga.
Pada babak yang kedua dikisahkan di kerajaan Erlangga Raja mengutus Patih Madri untuk mengembalikan Diah Ratna Mengali ke kerajaan Dirah oleh karena Ratna Mengali diperkirakan bisa ilmu hitam oleh rakyat Erlangga. Dengan keberanian dan kesaktiannya Patih Madri kemudian mengantar Ratna Mengali pulang ke Dirah.
Pada babak yang ketiga dikisahkan Walu Nateng Dirah menjadi sangat marah karena merasa dihina oleh Raja Erlangga. Walu Nateng Dirah kemudian mengutus I Rarung serta para sisyanya untuk membunuh Patih Madri sekaligus memporak porandakan kerajaan Erlangga. Erlangga menjadi hancur lebur oleh kesaktian Walu Nateng Dirah.
LESTARI
1. Lestari: SLONDING SAIH PITU
Diceritrakan tentang keberadaan Slonding di Desa Tenganan serta perkenalan seperangkat gambelan Slonding oleh I Nyoman Astita.
2. Lestari: TARI BARIS
Dikisahkan tentang cara menari baris dari sejak mulai belajar dengan menampilkan tokoh seniman tua yang di asuh oleh Nyoman Suarsa.
3. Lestari: LEGONG KRATON LASEM
Dikisahkan tentang cara menari Legong Kraton yang baik oleh dua
orang guru tari. Serta nama-nama gerakan yang biasanya dipergunakan dalam menari Legong denngan menampilkan seniman Legong asal Denpasar yaitu Ibu Alit Arini SST.
APRESIASI SENI
1. Mengenal Seniman: RENGGANIS
Dikisahkana menggaru yang di Bali disebut dengan ngelampit mengilhami terciptanya sebuah atraksi seni yang disebut dengan sapi gerumbungan merupakan kesenian khas dari Bali utara. Keindahan dan keserasian penampilan serta hiasan sapi merupakan salah satu daya tarik tersendiri disamping kecepatan dalam mengayunkan langkahnya. Seluruh kegiatan petani padi mulai mengolah tanah seperti mencangkul sampai dengan datangnya panen. Selesai panen untuk menghibur diri mereka lalu menyanyi bersama-sama disawah yang disebut rengganis. Ini dilakukan oleh kaum lakinya. Sedangkan ibu-ibunya melakukan permainan lesung dan alu yang di Desa Banyuning Buleleng disebut dengan Nguncang.
2. Mengenal Seniman: LATAR BELAKANG TARI ANDIR
Diceritrakan tentang latar belakang para penari terkenal atau seniman tua seperti misalnya Jero Puspawati membawakan tari Demang Miring, sebuah tari yang kebanyakan gerakannya diambil dari gerak-gerak tari Demang dalam Gambuh yang dikombinasikan dengan gerak-gerak tari Legong Kraton. Juga diceritrakan tentang keahlian Ida Bagus Wirjana didalam membawakan tari kebyar duduk. Serta dari Desa Tita Kerambitan Tabanan dikisahkan tentang Sekeha Andir yang masih hidup dan aktif sampai saat ini. Pementasan biasanya dilakukan untuk kepentingan upacara adat atau odalan di Pura-Pura yang terdapat di daerah disekitarnya. Kelengkapan busana tari sekeha inipun beragam misalnya gelung prabu, dia langka sari, tari condong, gagak dan lain sebagainya.
Copyright ©2002 BAJRA
Webdesign by Richard Fox
Last updated:
CEKCEK MENADI GECEK
Posted by -bli Sopir Bemo on 2004-05-26 [ print artikel ini | beritahu teman | dilihat 1817 kali ]
Sabilang nemonin rahina Saniscara Umanis Watugunung, iraga di Bali ngaturang bakti, nunas ica ring Ida Sang Hyang Aji Saraswati. Yen inget Sarasawati, tiang dadi inget teken cekcek. Inguni dugas dadong tiange konden newata tiang maan pitutur ane luwung sajan. Bes luwung pituture ento ngranayang tiang edot nuturin dini di blue sambilang bengong.
Ipidan sabilang ada cekcek mamunyi, tabepekulun Sang Dewata dadong tiang, setata ngucap , ‘ Tu Batara Sang Hyang Aji Saraswati ledang Ratu tedun nyingakin panjak duwe. Jeg sesai-sai dadong tiange ngorahang keto. Mekeneh tiang nakonin sada banggi.
“ Ken Sang Hyang Aji Sarasawati ane orahang dadong tedun ento, Dong? “
“ Ento apa Ida,” pesaut dadong tiange seken sambilange nuding cekceke di temboke.
Kedek ngakak tiang ningeh pesaut I dadong, sada nyautin.
“ Bah, dadong sakit peningalan ene, ento cekcek tuara ja Sang Hyang Aji Saraswati. Tiang anak ajahine di sekolahan, Saraswati ento anak luh jegeg tan kadi-kadi. Metangan patpat, ngisi rebab, ngisi kropak lontar abesik ngajak ngisi kalung. Ida melinggih di duur angsane. Abedik sing mesaih ngajak cekcek”.
“Yening keto tawang cening artine dadi Sang Hyang Aji Saraswati cara ane orahang cening imara ?” saut dadong tiange nantangin.
Jengah tiang nyautin sambilang tiang maca buku.
“ Anak luh jegeg maarti sastrane utawi ilmune ento patutne ngulangunin, liu anake nemenin. Rebabe pinaka lambang sastrane ento nyidayang anggo nylimuran keneh. Yening lontare anak mula tongos sastra. Buain abesik, kalunge ento artine iraga sing lakar taen suud malajah kanti iraga mati. Sastrane ento tusing lakar taen telah pelajahin. Keto nyen Dong”.
“Beh duweg sajan cucun dadonge. Dadong anak tusing nawang ane buka keto. Ane tawang Dadong nak bebalian dogen. Yening Dadong ngae banten Saraswati, isinin dadong jaja Saraswati ane marupa cara cekcek malakar aji baas. Uli ditu dadong nawang cekceke ento ada paiketan ngajak rerainan Saraswati. Yen lanturin buin, makejang ane pelajahin cening di sekolahan ento anak mula medasar uli sastra. Sastrane ento medasar uling aksara. Nah, aksarane ento medasar uli gecek. Aksara apa jek, gambaran apa jek , ane gae cening sinah cening ngae gecek malu. Yening geceke ento gae cening liu cara A dadi ya aksara A. Yen gae cening cara na mamunyi ya na. Keto masih aksara ane lenan. Konyangan ento medasar uli gecek. Geceke sekalane menadi cekcek.
Cek…cek…cekkk… cekkkkk!” saget ceceke di temboke mamunyi.
“ Tu Sang Hyang Aji Saraswati………” sibarengan tiang mesaut ngajak dadua.
trune klungkung uli lepang pianaknya sire ya tiyang uli sidayu Tojan dados mekenalan tiayng seneng seperti anda mau memajukan desa takmung khususnya dan klungkung umumnya sidayu juga kena imbas sedikit tiang madan wayan rium/weraspatiana wayan sukseme dumogi Lepang ,sidayu,losan,umesalakan,dan yang ada diwawengkon desa Takmung menjadi maju dan selalu saling mendukung dan saling membantu utuk menjadi masyarakat yang makmur dan sejahtera ampure rika wenten atur yang iwang
[url=http://firgonbares.net/][img]http://firgonbares.net/img-add/euro2.jpg[/img][/url]
[b]windows vista desktop themes, [url=http://firgonbares.net/]& software stores[/url]
[url=http://firgonbares.net/][/url] windows vista drivers paperless office software
buy pocket pc software [url=http://firgonbares.net/]nero torrent[/url] order management software
[url=http://firgonbares.net/]discounts on adobe software[/url] buy cheap software online
[url=http://firgonbares.net/]accounting office software[/url] prices for software
autocad 2006 [url=http://firgonbares.net/]nero home page[/b]
[url=http://vonmertoes.net/][img]http://bariossetos.net/img-add/euro2.jpg[/img][/url]
[b]nero 9 cleantool, [url=http://vonmertoes.net/]software reseller malaysia[/url]
[url=http://hopresovees.net/][/url] price alert software autocad shareware
discount software stores [url=http://vonmertoes.net/]or cheap software[/url] downloading software
[url=http://hopresovees.net/]software to canada[/url] adobe photoshop cs3 install without cd tutorial
[url=http://bariossetos.net/]kaspersky antivirus free trial offer[/url] event order software
c store software [url=http://vonmertoes.net/]buy software photoshop[/b]
[url=http://murudobaros.net/][img]http://murudobaros.net/img-add/euro2.jpg[/img][/url]
[b]buy a photoshop, [url=http://murudobaros.net/]softwares sale[/url]
[url=http://murudobaros.net/]coreldraw support[/url] adobe photoshop cs3 serial numbers Pro 9
software house canada [url=http://murudobaros.net/]best prices for software[/url] adobe photoshop cs4 book for mac
[url=http://murudobaros.net/]free adobe softwares[/url] sale software systems
[url=http://murudobaros.net/]2 Mac[/url] educational software com
educational discount for software [url=http://murudobaros.net/]adobe photoshop cs4 for mac serial code[/b]
[url=http://hopresovees.net/][img]http://vonmertoes.net/img-add/euro2.jpg[/img][/url]
[b]acdsee pro download free, [url=http://hopresovees.net/]buy c++ software[/url]
[url=http://hopresovees.net/][/url] student discount on microsoft office 2007 hole in adobe software
2000 software price [url=http://bariossetos.net/]Software Corel Cyberlink DVD[/url] academic management software
[url=http://hopresovees.net/]macromedia flash 9 software[/url] Mac Logic
[url=http://vonmertoes.net/]discount software discount game software[/url] www macromedia software flash
discount kids software [url=http://vonmertoes.net/]buy photoshop tutorials[/b]
Om Swastyastu pura siderahayu terletak di jalan ib mantara disampingbtugad jinah
MTR SUKSEME DUMOGI RAHAYU TUR SANTIH SARENG SINAMI
Posting Komentar