Dibukanya Jalan By-pass IB Mantra yang menghubungkan Denpasar - Gianyar - Klungkung - Karangasem untuk menghindari kemacetan, telah membawa dampak positif dan negatif. Dampak positif memang jelas, di mana jarak tempuh dari Karangasem menuju Denpasar makin cepat, kemacetan bisa diminimalisasi, tidak ada truk pasir, trailler yang memang tidak diizinkan menggunakan jalur tersebut sehingga berkendaraan lebih nyaman.
Namun, dampak positif ini pasti dibarengi dengan dampak negatif. Dampak negatif dirasakan oleh masyarakat yang berada pada jalan alternatif dari jalan raya ke jalan by-pass. Hal tersebut juga dirasakan oleh masyarakat Desa Takmung, Losan, Lepang, Sidayu. Jalan menjadi ramai hampir 24 jam, sehingga kebisingan tiada henti, pengendara juga tak terkontrol karena tidak adanya rambu lalu lintas. Maka dari itu pihak terkait dalam hal ini, kami mohon memasang rambu-rambu lalu lintas tersebut untuk menghindari kecelakaan. Dalam beberapa lama ini juga bangunan makin menjamur di pinggir jalan by-pass, slogan jalur hijau sekadar pemanis bibir belaka.
Terkait hal itu kami telah mengagendakan pesraman kilat guna mengisi liburan Galungan-Kuningan dengan ceramah tertib berlalu lintas di sekitar jalan tersebut pada 1, 8, 15, 22 Agustus 2004 bertempat di balai Banjar Losan dengan menghadirkan anak sekolah dari SD sampai SMA dan dari perguruan tinggi serta warga setempat. Untuk itu bagi yang berminat agar datang sesuai jadwal di atas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar